Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Sejak awal tahun 2020, tercatat ada 87 warga Kota Tangerang Selatan yang terjangkit Demam Berdarah Dengeu (DBD).
Hal tersebut dipaparkan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie saat melakukan kunjungan terhadap pasien terjangkit DBD di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel, Selasa (10/3/2020).
Data tersebut, kata Benyamin, sesuai dengan data yang dihimpun oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel.
Dalam data tersebut, kata Benyamin, peningkatan pasien DBD secara signifikan terjadi pada dua bulan pertama di tahun ini, yakni Januari dan Februari.
"Didapat informasi bahwa memang betul bulan Januari itu ada 29 penderita DBD. Bulan Februari naik jadi 41 orang. Kemudian yang sampai hari ini di bulan Maret ada 17 penderita. Kalau ini seluruhnya dari Kota Tangsel," kata Benyamin usai melakukan kunjungan.

Benyamin melanjutkan, dari 87 pasien, tercatat hanya ada belasan orang yang dirawat di RSU Tangsel.
"Jadi, sekarang ini tinggal 13 orang dari 17 yang sakit DBD di RSU ini, 4 lainnya sudah pulang. Dan ini beberapa juga nanti bisa pulang," sambungnya.
Sedangkan sisanya dari 87 pasien itu, kata Benyamin, telah dirawat di masing-masing Puskesmas.
"Jadi yang dirawat di sini sudah ditangani lebih dulu di tingkat Puskesmas. Itu yang penting buat kita. UHC (Universal Health Coverage) yang dibayarkan Pemkot itu mekanismenya adalah tindakan pertama di Puskesmas kemudian baru dirujuk ke Rumah Sakit Tangsel," terang Benyamin.
Sementara itu, kata Benyamin, dari puluhan pasien, terdapat dua pasien positif DBD yang meninggal dunia.
"Tapi itu bukan karena DBD-nya, tapi penyakit penyertanya (penyakit lain selain DBD). Yang meninggal, satu anak-anak dan satu dewasa, semuanya dari Tangsel. Memang mereka DBD tapi ada penyakit lain yang menyertai," tuturnya.
Pantauan TangerangNews, dalam kunjungannya itu, Benyami turut menyempatkan dirinya untuk berinteraksi dengan beberapa pasien. Baik pasien dewasa yang dirawat di lantai 4, ataupun pasien anak-anak yang dirawat di lantai 3 RSU Tangsel. (RMI/RAC)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGKenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews