Connect With Us

116 Orang di Tangerang Terkena DBD

Maya Sahurina | Senin, 11 Februari 2019 | 20:00

Ilustrasi Nyamuk (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menerima laporan bahwa sepanjang medio Januari hingga awal Februari 2019, sebanyak 116 orang warga Kabupaten Tangerang positif menderita Demam Berdarah (DBD).

Hal itu diungkapkan Tarmizi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes Kabupaten Tangerang.

"Januari hingga Februari 2019, saya menerima laporan ada 116 kasus warga terkena DBD," ungkapnya kepada TangerangNews, Senin (11/2/2019).

Lanjutnya, dari 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, Kecamatan Panongan menduduki peringkat tertinggi untuk jumlah penderita penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

"Nomor satu di Panonganl,  hampir 30 kasus. Dibandingkan Januari 2018, kasus DBD meningkat 60 persen, karena pada  Januari 2018 hanya 8 kasus, di Januari 2019 sudah 89 kasus," bebernya.

Terkait peningkatan jumlah penderita itu, kata Tarmizi, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, salah satunya sosialisasi kepada masyarakat.

"Kami membuat surat ke Puskesmas untuk melakukan kewaspadaan dini terhadap kasus-kasus demam. Jika ada menderita demam diwilayahnya, harus segera didatangi dan diperiksa jentik nyamuk dirumahnya. Juga menugaskan puskesmas untuk melakukan menyuluhan bersama pihak kecamatan untuk sosialisasi bahaya DBD dan perlunya pemberantasan sarang nyamuk," bebernya lagi.(MRI/RGI)

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill