Connect With Us

Merasakan Gejala COVID-19

Mohamad Romli | Sabtu, 28 Maret 2020 | 11:39

Ilustrasi Positif Virus Corona (Covid-19). (Istimewa / Istimewa)

 

12 hari setelah kepulangannya dari Kuala Lumpur, tepatnya 14 Maret 2020, Panji merasakan kesehatannya memburuk, ia terserang demam, bersin-bersin, juga sesak nafas, mirip dengan gejala terangkit COVID-19 yang gencar disosialisasikan.

Kemudian, ia pun berinisiatif melapor ke hotline Corona 119 ext 9. Saya diwawancara petugas hotline via telpon, ditanyakan keluhan dan pernah kontak tidak dengan orang positif Corona saat di Malaysia. 

"Mendapat pertanyaan demikian, saya menjawab tidak tahu, karena saya tidak bisa mengidentifikasi orang-orang di Malaysia yang dinyatakan positif Corona," katanya.

Oleh petugas di hotline tersebut, ia diminta mendatangi Puskesmas terdekat untuk diperiksa. 

"Lantaran itu hari Sabtu, saya pun agak ragu mendatangi Puskesmas, karena biasanya hanya ada pemeriksaan di hari kerja saja. Hari itu pun kemudian saya memutuskan untuk total beristirahat dan meminum obat influenza dan tolak angin yang dibeli di minimart," terangnya.

"Minggu, 15 Maret 2020, kondisi kesehatan saya tak kunjung membaik. Atas saran dari seorang teman, saya pun diarahkan untuk mendatangi RS rujukan COVID-19 terdekat untuk memeriksakan kondisi saya. Berbekal kartu kuning yang masih saya simpan, saya pun menuju RSUD Kabupaten Tangerang di Kota Tangerang untuk memeriksakan diri," tambahnya.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill