Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Tangerang Selatan kembali menunjukkan aksi simpatiknya untuk penanganan COVID-19. Setelah kemarin bakti sosial sembako, kali ini menyumbang 60 alat pelindung diri (APD).
APD tersebut diserahkan delapan anggota fraksi partai berlambang kepala banteng itu kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tangsel, Jumat (17/4/2020). Bantuan diterima Sekretaris Tim Gugus Tugas, Chaerudin.
Putri Ayu Anisya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Tangsel mengatakan, bantuan tersebut sebagai wujud dukungan moril dan materil pihaknya kepada tim Gugus Tugas yang menjadi garda terdepan menangani COVID-19 di Tangsel.
"Kami tahu, tugas gugus tugas sangat berat, sehingga kami sangat mengapresiasi dengan memberikan dukungan ini," ujarnya.
Dipilihnya memberikan bantuan APD, lanjut Putri, karena perlengkapan kerja tersebut sangat penting bagi petugas medis maupun relawan yang menangani COVID-19. Sementara, saat ini tidak mudah mendapatkannya di pasaran.
"Sehingga bentuk dukungan ini kami yakin benar-benar bermanfaat karena sangat dibutuhkan. Terlebih, selain petugas medis, saat ini juga banyak relawan yang terpanggil untuk sama-sama bekerja mempercepat memutus mata rantai COVID-19 ini di Tangsel," katanya.
Ditekankan Putri, Fraksi PDI Perjuangan memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kota Tangsel yang mulai besok memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Putri berharap, PSBB benar-benar bisa segera mengakhiri pandemi COVID-19 di Tangsel.
"Para tenaga medis dan relawan pun tanpa merasa lelah mereka terus bekerja. Tugas kita adalah memberikan dukungan serta doa, agar mereka selalu sehat. Sementara, kita juga harus mematuhi apa yang sudah menjadi ketentuan dalam PSBB, sehingga pandemi Corona ini segera berlalu dan kehidupan kembali pulih seperti sediakala," pungkasnya.(RMI/HRU)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews