Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan akan segera berakhir pada hari ini, Minggu (28/6/2020).
Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel belum juga memutuskan perpanjangan masa PSBB untuk ke depannya. Meski Gubernur Banten Wahidin Halim sudah menyetujui PSBB dilanjutkan 14 hari ke depan untuk wilayah Tangerang Raya.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menerangkan perpanjangan masa PSBB untuk ke depannya ini akan diputuskan setelah rapat evaluasi antar instansi terkait selesai dibahas.
"PSBB keputusan Gubernur memang katanya diperpanjang untuk Tangerang Raya. Tapi, kita nanti malam akan melakukan evaluasi apakah diperpanjang atau tidak, angkanya seperti apa, nanti malam akan kita evaluasi. Jadi ya (kita) belum memutuskan, kan biasanya sampai jam 24.00 PSBB-nya," ujar Benyamin saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2020).
Dalam evaluasi tersebut, akan dibahas dua indikator yang dijadikan pertimbangan dalam perpanjangan PSBB tersebut.
Keduanya, yakni angka R-Naught dan angka pertambahan penderita pasien COVID-19.
"Ada dua, R-Naught-nya kita sampai di mana instrumen yang disampaikan Menteri Kesehatan itu seperti apa. Kemudian angka pertambahan penderita pasien COVID-nya dari waktu ke waktu seperti apa, landainya seperti apa," terangnya.
Mengaca pada PSBB jilid kelima yang akan berakhir pada hari ini, Benyamin telah melihat peningkatan kepatuhan masyarakat.
Nanti akan dibahas, siap atau tidaknya New Normal akan diberlakukan di wilayah penyangga Ibu Kota ini.
"Kalau PSBB tingkat kepatuhan walaupun memang belum 90 persen, tapi sudah mendekati 80 persen sih, sekitar 78 persen angkanya. Itu sudah sangat baik, tinggal ditingkatkan lagi kedisiplinannya. Saling mengingatkan, RT dan RW lebih aktif lagi ke depannya untuk mengarah ke New Normal bukan ke arah PSBB-nya, kalau PSBB meningkat bagus kita mah," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGKebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.
Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews