Connect With Us

Tangsel Belum Pasti Lanjutkan PSBB 

Rachman Deniansyah | Minggu, 28 Juni 2020 | 19:49

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemberlakuan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan akan segera berakhir pada hari ini, Minggu (28/6/2020).

Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel belum juga memutuskan perpanjangan masa PSBB untuk ke depannya. Meski Gubernur Banten Wahidin Halim sudah menyetujui PSBB dilanjutkan 14 hari ke depan untuk wilayah Tangerang Raya.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menerangkan perpanjangan masa PSBB untuk ke depannya ini akan diputuskan setelah rapat evaluasi antar instansi terkait selesai dibahas.

"PSBB keputusan Gubernur memang katanya diperpanjang untuk Tangerang Raya. Tapi, kita nanti malam akan melakukan evaluasi apakah diperpanjang atau tidak, angkanya seperti apa, nanti malam akan kita evaluasi. Jadi ya (kita) belum memutuskan, kan biasanya sampai jam 24.00 PSBB-nya," ujar Benyamin saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2020).

Dalam evaluasi tersebut, akan dibahas dua indikator yang dijadikan pertimbangan dalam perpanjangan PSBB tersebut.

Keduanya, yakni angka R-Naught dan angka pertambahan penderita pasien COVID-19.

"Ada dua, R-Naught-nya kita sampai di mana instrumen yang disampaikan Menteri Kesehatan itu seperti apa. Kemudian angka pertambahan penderita pasien COVID-nya dari waktu ke waktu seperti apa, landainya seperti apa," terangnya.

Mengaca pada PSBB jilid kelima yang akan berakhir pada hari ini, Benyamin telah melihat peningkatan kepatuhan masyarakat.

Nanti akan dibahas, siap atau tidaknya New Normal akan diberlakukan di wilayah penyangga Ibu Kota ini. 

"Kalau PSBB tingkat kepatuhan walaupun memang belum 90 persen, tapi sudah mendekati 80 persen sih, sekitar 78 persen angkanya. Itu sudah sangat baik, tinggal ditingkatkan lagi kedisiplinannya. Saling mengingatkan, RT dan RW lebih aktif lagi ke depannya untuk mengarah ke New Normal bukan ke arah PSBB-nya, kalau PSBB meningkat bagus kita mah," pungkasnya. (RAZ/RAC)

KOTA TANGERANG
Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Pasien TBC Resistan Obat Kini Bisa Dirawat di RSH Paru Kota Tangerang, Begini Mekanismenya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:24

Kota Tangerang kini memiliki fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Program yang diinisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan BAZNAS ini, sebagai upaya penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya bagi kasus TBC resistan obat.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Simak Syarat dan Kriteria Penerima Bantuan Bedah Rumah di Kota Tangsel

Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menetapkan regulasi dan kriteria terperinci bagi masyarakat yang hendak mengakses program bantuan perbaikan Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill