Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern
Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TANGERANGNEWS.com-Wabah COVID-19 masih terjadi di berbagai wilayah serta memengaruhi kehidupan ekonomi masyarakat. Untuk meringankan beban sebagian warga, Sinar Mas Land memberikan bantuan bahan pangan kepada aparat keamanan dari TNI dan Polri.
Bantuan berupa bahan pangan seperti 60 kilogram gula, 25 boks kopi dan 125 boks the ini diberikan langsung Tim Strategic Land Bank Sinar Mas Land D Wahyudin kepada Kopral Kepala Detasemen Polisi Militer Nurhali di Kantor Pos Polisi Militer ITC, Senin (31/8/2020) lalu.
Bantuan tersebut kemudian didistribusikan ke sejumlah pos pantau keamanan COVID-19 yang berada di kawasan BSD City, yaitu pos polisi German Center, kantor Polisi Militer ITC, pos keamanan Galeri Ilmu Pengetahuan dan Inovasi (GIPTI), pos keamanan Vanya Park, dan pos Polsek Cisauk Intermoda.
“Bantuan melalui PT Bumi Serpong Damai (BSD) Tbk kali ini, khusus kami berikan bagi aparat keamanan TNI-Polri yang sedang berupaya menertibkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran COVID-19 di area mereka. Dengan demikian, kami berharap bantuan tersebut dapat memperkuat semangat petugas keamanan dalam menjalankan tugas,” ucap Dhony Rahajoe, Managing Director President Office Sinar Mas Land, Kamis (3/9/2020).
Pemberian bantuan ini sebagai salah satu program corporate social responsibility (CSR) dari Sinar Mas Land. Bantuan tersebut dibagikan dalam sejumlah paket. “Ke depan, perusahaan tetap berkomitmen untuk terus membantu masyarakat yang terdampak COVID-19,” ujar Dhony.(RMI/HRU)
Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengusulkan penghentian kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat setelah masa uji coba berakhir pada akhir Juli 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews