Connect With Us

Jelang Pemilihan, APK Cawalkot Tangsel Digaruk Satpol PP

Rachman Deniansyah | Rabu, 2 Desember 2020 | 21:00

Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel saat melepas sebuah Alat Peraga Kampanye (APK) yang memajang wajah para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rabu (2/12/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinilai melanggar aturan, sejumlah Alat Peraga Kampanye (APK) yang memajang wajah para Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan terpaksa harus dicopot , Rabu (2/12/2020). 

Kali ini, penertiban oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel itu dilakukan di wilayah Serpong, Tangsel. 

"Kita terus telusuri jalur-jalur utama, seperti Jalur Pahlawan Seribu, kemudian arah Ciater, sampai Gading Serpong," ujar Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan, Satpol PP Tangsel, Sapta Mulyana.

Dalam penertiban tersebut, pihaknya mendapatkan banyak sekali bentuk APK terpasang dengan tidak mengikuti aturan yang ada.

"Kita tertibkan bahwa semua APK yang tidak sesuai dengan ketentuan KPU. Sesuai dengan arahan KPU. Kita tertibkan dan tidak pandang bulu, dari pasangan calon manapun kita tertibkan," tegasnya. 

Sepanjang penertiban itu dilakukan, sudah terdapat ribuan APK yang dicopot. 

"Jumlahnya sudah ada ribuan sejak penertiban bulan lalu. Kalau hari ini, sudah ada sekitar dua ribuan," tuturnya. 

Ribuan APK tersebut, kata Sapta, melanggar sejumlah aturan. 

"Karena masangnya enggak beraturan, ada yang di pohon, tiang listrik, ada yang melintang di jalan, ada yang menutup trotoar. Semua kita tertibkan, sudah ribuan," terangnya. 

Nantinya, penertiban itu akan terus dilakukan selama masa tenang, hingga sehari menjelang hari pencoblosan. Tepatnya hingga 8 Desember mendatang. 

"Kita sampai tanggal 8. Di tanggal 6, 7, dan 8 itu kan adalah puncak dari semua atribut APK harus bersih," pungkasnya. (RED/RAC)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Pemprov Banten Bakal Evaluasi Penanganan Banjir Seluruh Kabupaten/Kota

Minggu, 25 Januari 2026 | 21:25

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan akan mengevaluasi efektivitas program penanganan banjir yang telah direncanakan sejak tahun 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill