Connect With Us

PPKM Mulai Berlaku Besok, Aktivitas Warga Tangsel Dibatasi

Rachman Deniansyah | Jumat, 8 Januari 2021 | 20:52

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Sabtu (9/1/2021) besok. Aktivitas masyarakat akan dibatasi lebih ketat. 

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menjelaskan, bahwa pemberlakuan PPKM itu merupakan tindaklanjut intruksi dari Pemerintah Pusat untuk melakukan pengetatan di Pulau Jawa dan Bali. 

Hal demikian, dirasa perlu karena angka kematian dan penularan COVID-19 berbanding lurus dengan penuhnya kapasitas perawatan di wilayahnya. 

"Yang pasti gini, kondisi sekarang bahwa positif rate-nya naik jadi 4,3 persen. Padahal kita sebelumnya hanya 3 persen lebih. Dan untuk angka kematian ini menjadi PR besar bagi kita. Menjadi keprihatinan bagi kita sekarang Tangsel di angka 5,4 persen," tutur Airin di Puspemkot Tangsel, Jumat (8/1/2021). 

 

Sedangkan di satu sisi lainnya, kapasitas ruang perawatan sudah di atas angka 90 persen. 

"Untuk tanggal 9 sampai dengan tanggal 25 Januari, maka hari ini saya menandatangani surat edaran Wali Kota yang menyatakan bahwa ada perbedaan dari surat edaran yang sebelumnya," tegas Airin. 

Airin menegaskan, dalam penerapan PPKM ini Pemkot Tangsel terdapat sejumlah aturan yang diperketat. Salah satunya, yakni pembatasan tempat kerja.

"Perkantoran baik kantor pemerintahan maupun swasta itu, Work From Home (WFH) adalah 75 persen. Jadi 25 persen yang bekerja di kantor. Kedua, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tetap dilaksanakan secara daring," tuturnya. 

 

Selain itu melalui surat edarannya, Airin juga membatasi setiap mal dan restoran untuk beroperasi hanya sampai pukul 19.00 WIB. 

"Pemberlakuan untuk Mal sudah pasti tutup pukul 19.00 WIB malam. Untuk restoran boleh makan di tempat dengan kapasitas 25 persen, kalau kemarin kan 50 persen, tapi waktunya diperpanjang pukul 20.00 WIB malam. Sedangkan take away atau delivery sampai pukul 22.00 WIB," jelasnya. 

"Sedangkan fasilitas umum ditutup, serta harus menghentikan sementara kegiatan sosial dan budaya, serta membatasi kapasitas operasional dan transportasi umum," tuturnya. 

Sementara itu, Airin mengizinkan kegiatan konstruksi untuk tetap beroperasi. 

"Tapi dengan menerapkan protokol kesehatan dan tempat ibadah dengan pengetatan maksimal 50 persen," pungkasnya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal

Satgas Anti Rentenir Dibentuk di Tangerang, Cegah Warga Terjebak Pinjaman Ilegal

Jumat, 11 September 2026 | 19:22

Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir resmi dibentuk oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill