Connect With Us

Pasien COVID-19 di RLC Tangsel Meningkat Hingga 200 Persen, Mayoritas Klaster ART & Keluarga 

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Juni 2021 | 21:11

Rumah lawan COVID-19 di Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah pasien yang menjalani isolasi di Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan mengalami pelonjakan yang sangat signifikan. Tak tanggung-tanggung, kenaikannya mencapai lebih dari 200 persen. 

Kenaikan tersebut dipaparkan Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang saat dihubungi, Senin, 7 Juni 2021. 

Suhara mengatakan, kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 itu mulai terjadi sejak perayaan Idul Fitri, 13 Mei 2021 lalu. 

"Jadi gini, kalau kapasitas RLC ada 300 tempat tidur di zona satu zona dua. Kan selalu dibandingkan antara setelah dan sebelum Idul Fitri. Kalau sebelum Idul Fitri itu kan penurunan, maksimal 30 pasien. Sekarang naik hingga mencapai 101 (pasien). Artinya kan (naik) 200 persen lebih," ujar Suhara kepada TangerangNews. 

Mayoritas pasien yang menjalani isolasi di tempat karantina terpusat itu, kata Suhara, diduga terpapar saat menjalani mudik lebaran. 

"Iya (saat) arus balik. Apalagi seminggu ini, sudah mulai di atas 10 (pasien) yang masuk RLC setiap harinya. Karena mudik (dugaannya)," katanya. 

Dari ratusan pasien yang menjalani isolasi, Ia pun menemukan adanya klaster penularan baru, yaitu asisten rumah tangga (ART). 

"Terus awalnya kan klaster ART. Ya sampai hari ini pun banyak yang masuk (pasien klaster ART). Selain itu, sekarang juga mulai masuk ke klaster keluarga lagi. Jadi satu keluarga masuk," kata Suhara. 

Melihat kondisi itu, Suhara memprediksi bahwa pelonjakan kasus akan terus terjadi hingga akhir Juni mendatang. 

"Jadi kalau analisa pusat saya setuju sampai akhir Juni. Kelihatannya kita harus siapkan. Karena kan ini kemampuan tracking dan testing. Jadi yang positif ini, secepatnya (dipisahkan)," terangnya. 

Namun, kata Suhara, masyarakat tak perlu panik. Pada prinsipnya, RLC akan siap menampung seluruh pasien, meski kasus pelonjakan terus terjadi. 

"Jadi strateginya dari sekarang langsung tracking dan testing itu. Prinsipnya RLC siap. Kemudian Tangsel juga kan nanti kalau ada gejala sedang dan berat, RSU  Tangsel atau RSU Pakulonan sudah siap menampung," pungkasnya. (RED/RAC)

KOTA TANGERANG
Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Ada 279 Kasus Kekerasan, Pemkot Tangerang Perkuat Kapasitas Satgas PPA

Kamis, 10 September 2026 | 22:39

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat peran Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melalui kegiatan peningkatan kapasitas yang digelar di Ruang Al Amanah lantai 5, Kamis 10 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill