Connect With Us

Kapasitas Ruang Perawatan Khusus Pasien COVID-19 di Tangsel Penuh

Rachman Deniansyah | Jumat, 22 Januari 2021 | 18:49

Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kapasitas ruang perawatan khusus bagi pasien penderita COVID-19 di Tangerang Selatan penuh, seiring dengan melonjaknya kasus. 

 

Hal demikian dikatakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Deden Deni saat dikonfirmasi, Jumat (22/1/2021). 

 

"Okupansi (ketersediaan ruang perawatan) kemarin itu 93 persen. Total rumah sakit di Tangsel ada 22 termasuk Rumah Sakit Umum Kota Tangsel," ujar Deden.

 

Bahkan, kata Deden, puluhan ruang ICU atau Intensive Care Unit yang tersedia bagi pasien dengan gejala berat, saat ini sudah terisi penuh.

 

"Ruang ICU sudah 100 persen penuh. Totalnya sekarang ada 31 ruang ICU," katanya. 

Sebagai antisipasinya, Deden mengatakan, bahwa pihaknya akan merujuk pasien ke rumah sakit rujukan lain yang berada di luar Tangsel. 

 

Namun ironisnya, ketersediaan ruang perawatan di rumah sakit selain Tangsel juga mengalami kondisi serupa. Sehingga, banyak pasien yang tak mendapat ruang perawatan. 

 

Seperti yang terjadi pada salah satu pasien COVID-19 di Tangsel yang dikabarkan telah meninggal dunia usai tak mendapatkan ruang ICU, Kamis (21/1/2021) kemarin. 

 

Kabar tersebut mencuat usai adanya laporan dari seorang relawan LaporCovid-19 Yemiko. Menurutnya, pasien itu sudah dua hari dirawat di salah satu puskesmas di Tangerang Selatan.

 

Meski kondisinya semakin memburuk, pasien tersebut tak langsung dirujuk karena belum mendapatkan rumah sakit rujukan COVID-19 yang dapat menampungnya.

"Dengan kondisi saturasi oksigen yang terus menurun dan tidak adanya rumah sakit yang dapat menampung di Tangerang Selatan, akhirnya ada yang melapor ke kami. Kondisi pasien memang gawat darurat," ujarnya seperti dilansir dari Kompas.com, Kamis (22/1/2021).

 

Atas kondisi tersebut,pihak keluarga pun berusaha untuk menghubungi rumah sakit se-Jabodetabek. Namun, semua rumah sakit yang dihubungi menyatakan bahwa ruang ICU mereka penuh dan belum bisa untuk menerima pasien baru.

 

"Kami blasting dan telpon beberapa call center di rumah sakit. Akhirnya tadi siang pada akhirnya kami dapat kabar. Ketika kami ongoing mencari rumah sakit, pasien meninggal dunia. Tadi tuh kami hitung ada 75 rumah sakit, seluruh Jabodetabek," ungkap Yemiko.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill