Connect With Us

Bersembunyi di Kardus Boneka, Ular Kobra Gegerkan Warga Ciputat Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 16 Juni 2021 | 15:10

Seekor ular jenis kobra jawa. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Snake Rescue Kota Tangerang Selatan berhasil mengevakuasi seekor ular berjenis kobra jawa yang sempat membuat geger lantaran masuk ke dalam rumah warga di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan. 

Ular berwarna hitam yang dikenal dengan bisa mematikannya itu, ditemukan sedang bersembunyi di dalam kardus tempat menyimpan boneka dan barang lainnya. 

Ketua Snake Rescue Kota Tangsel Tri Muhammad Nor mengatakan, ular tersebut masuk dan bersembunyi ke dalam rumah warga saat mengejar seekor ular lain yang akan dijadikan mangsa. 

Seekor ular jenis kobra jawa.

"Kami dapat laporan kemarin pukul 15.00 WIB. Dari informasi, ular kobra tersebut sedang mengejar makanan sampai masuk kepemukiman warga. Dan, warga yang berada di dalam rumah panik," ujar Tio saat dikonfirmasi, Rabu 16 Juni 2021. 

Atas laporan itu, Tio pun langsung bergegas melakukan evakuasi. Saat ia melakukan penyisiran, ternyata ular berwarna hitam pekat itu bersembunyi di dalam kardus sedang melilit boneka.

	Seekor ular jenis kobra jawa bersembunyi di Kardus Boneka. 

"Ular itu bersembunyi di dalam kardus tempat menaruh barang dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk proses penangkapan tidak ada kesulitan, karena ular berada di dalam rumah," ungkapnya. 

Seekor ular jenis kobra jawa.

Usai ditangkap, ular tersebut pun dibawa ke tempat yang lebih aman.

Atas peristiwa itu, ia pun mengimbau, jika menemukan atau melihat ular, lebih baik untuk tidak menangkapnya sendiri. Lebih baik, memanggil pihak terkait yang memang berkompeten. 

"Kalau membutuhkan rescue atau evakuasi ular bisa hubungi nomor 088975633030 atas nama Tio atau bisa follow Instagram @Snakerescue_tangsel. Karena, untuk mengevakuasi ular butuh keterampilan. Apalagi kalau ular tersebut merupakan ular berbisa yang bisa menyebabkan kematian," pungkasnya. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill