Connect With Us

Warga Pondok Aren Kaget, Ular Sepanjang 4 Meter Bersarang di Atap Rumahnya

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 Juni 2021 | 13:38

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel saat memegang hewan buas jenis ular sanca di Jalan Kebon Manggis Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Jumat, 11 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di Jalan Kebon Manggis Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan tiba-tiba terkejut dengan adanya seekor ular jenis sanca yang bersarang di atap rumahnya, Jumat, 11 Juni 2021. 

Tak tanggung-tanggung, ular dengan motif batik itu memiliki ukuran yang sangat besar. Panjangnya mencapai sekitar empat meter. 

Ular sanca.

Lantaran panik dan tak ingin salah langkah, warga pun langsung melapor penemuan ular tersebut ke Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel. 

Setibanya di lokasi, petugas pun langsung berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap ular yang tengah bersembunyi di  plafon rumah warga tersebur. 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel saat hendak mengambil hewan buas jenis ular sanca di atap rumah warga, Tangerang Selatan, Jumat, 11 Juni 2021.

"Tim rescue langsung mengambil peralatan agar tetap safety. Kami gunakan dua grab stick untuk evakuasi ular," ujar Wadanton Tim Charlie Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, Muradih saat dikonfirmasi. 

Namun saat hendak mengevakuasi, petugas sempat mengalami kesulitan lantaran ukuran ular yang begitu besar. 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel saat hendak mengambil hewan buas jenis ular sanca di atap rumah warga, Tangerang Selatan, Jumat, 11 Juni 2021.

Atas hal itu, kata Muradih, tim rescue terpaksa harus menjebol sebagian plafon dari rumah warga itu. 

"Kami butuh waktu satu jam kurang lebih untuk evakuasi ular sanca, karena memang ukurannya sangat besar dan sulit untuk dievakuasi. Grab stick anggota juga sempat dililit ular," terangnya. 

Begitu berhasil dievakuasi, ular tersebut pun langsung diamankan dan dimasukkan ke tempat yang aman. 

"Kira-kira panjang 4 meter. Ular sanca langsung kita bawa ke kantor," pungkasnya. (RAZ/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill