3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com-Warga Perumahan Villa Mutiara, Ciputat, Tangerang Selatan dibuat panik dengan keberadaan ular sepanjang 3 meter yang bersarang di gudang rumah warga, Sabtu (10/4/2021).
Ular jenis sanca batik itu membuat warga geger saat pertama kali dilihat oleh sang pemilik rumah, ketika hendak mengeluarkan motor dari gudangnya.
Pemilik rumah yang merasa ketakutan itu pun segera melaporkan temuannya itu, ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel.

"Kejadiannya tadi sekitar pukul 05.15 WIB, dapat laporan dari warga di Villa Mutiara. Ular itu ada di teras," ujar Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Kota Tangerang Selatan, Darus Salam, saat dihubungi.
Ular tersebut itu langsung segera dievakuai begitu petugas tiba di lokasi. Tanpa perlawanan, hewan melata berukuran besar itu pun berhasil diamankan.
"Sekitar tiga meter panjangnya kurang lebih. Enggak ada perlawanan yang berarti sih, karena ularnya itu baru makan tikus," tuturnya.
Ia mensinyalir bahwa ular yang identik dengan motif batik itu masuk ke gudang rumah warga karena mengejar mangsa utamanya, yakni tikus.
"Jadi kalau habitat sebetulnya kayaknya dari kali yang ada di sekitar rumah. Terlebih daerah sana emang suka banjir. Sepertinya dia masuk ke gudang karena mengejar mangsa," terangnya.
Begitu ditangkap, Darus pun langsung membawa ular tersebut ke kantornya.
"Langsung dibawa ke mako bang. Kita rehabilitasi dulu. Sampai ada komunitas pencinta hewan melata mau mengadopsinya," pungkasnya.
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGKini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews