Connect With Us

Pemkot Tangsel Tetapkan 100 Persen Work From Home 

Rachman Deniansyah | Kamis, 1 Juli 2021 | 19:16

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyiapkan terkait pelaksanaan PPKM Darurat tersebut secara rinci bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kamis, 1 Juni 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Mulai 3 Juli 2021 mendatang, Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

Hal tersebut sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat yang bertujuan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang kini tengah mengganas di seluruh wilayah, termasuk Tangsel. 

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mejelaskan, dalam penerapannya, pihaknya akan melakukan pembatasan yang lebih ketat. 

Salah satunya, yakni mengatur terkait pola kerja pegawai pada perkantoran di Tangsel. 

"Penerapan Work Form Home (WFH) bagi sektor non-esensial, termasuk perkantoran pemerintah itu 100 persen," tuturnya. 

Baca Juga :

Sedangkan untuk sektor esensial, diperbolehkan masuk atau work form office (WFO) maksimal sebesar 50 persen. 

"Seperti untuk sektor keuangan dan perbankan, pasar modal, sektor sistem pembayaran, sektor teknologi informasi komunikasi, sektor perhotelan non penanganan karantina COVID-19, industri orientasi ekspor. Namun dengan protokol kesehatan ketat," imbuhnya. 

"Selain itu untuk sektor kritikal, yaitu sektor energi, sektor kesehatan, sektor keamanan, sektor logistik, transportasi, dan lainnya itu diberlakukan 100 persen Work from offive dengan prokes ketat," sambungnya. 

Benyamin mengatakan, dalam penerapan PPKM Darurat ini pihaknya juga menetapkan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar kembali harus dijalankan secara daring atau online. Wacana pembelajaran tatap muka dibatalkan. 

"Kemudian berikutnya pembatasan bagi Supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai jam 20.00 WIB. Dengan kapasitas pengunjung 50 persen," tuturnya. 

Namun untuk toko yang menjual kebutuhan medis, seperti apotek, dan lainnya dapat beroperasi selama 24 jam. 

"Mal ditutup. Tapi jika di dalamnya ada century, toko obat, itu diperbolehkan buka, 24 jam silakan," kata Benyamin. 

Artinya, kata Benyamin, dalam penerapan PPKM kali ini pihaknya lebih fokus melakukan pembatasan di sejumlah tempat yang disinyalir akan menimbulkan kerumunan. 

"Jadi tempat titik kumpulnya yang kita kunci. Kafe, mal, dan lain-kain, sampai pukul 20.00 WIB. Jadi yang dikunci titik-titiknya, otomatis diharapkan tidak ada pergerakan di situ," pungkasnya. (RED/RAC)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Musang Sampai Kera di Kabupaten Tangerang Divaksin Rabies

Senin, 12 Oktober 2026 | 19:12

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) memberikan layanan Vaksinasi Rabies Gratis bagi hewan peliharaan warga.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill