KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Angka kematian akibat penyebaran wabah COVID-19 di Tangerang Selatan (Tangsel) kini masih terbilang mengkhawatirkan. Sampai-sampai, kini pemerintah setempat terpaksa setiap hari selalu memesan 50 peti jenazah.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan harus memastikan ketersediaan stok peti dan kantong jenazah.
"Paling tidak saya butuh setiap hari 50 peti jenazah serta kantong jenazah juga," ujar Benyamin, Kamis 8 Juli 2021.
Untuk memenuhi kebutuhan itu, Benyamin mengaku, pihaknya pun kini harus mencari perajin peti jenazah hingga ke luar wilayah Tangsel.
"Saya sudah koordinasikan dan minta ke Dinas Perkimta untuk ke toko-toko mebel yang bisa memproduksi peti mati. Kami beli itu, karena ada anggaran-nya. Sampai ke Parung Panjang (mencari) itu sudah koordinasi," katanya.
Sementara itu untuk kantong jenazah, Benyamin memastikan ketersediaan masih relatif aman.
"Kalau kantong jenazah, kita sudah memiliki stoknya. Kita juga siapkan APD bagi petugas," tandasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews