Connect With Us

Evakuasi Ular Sanca di Pamulang, Petugas Damkar Tangsel Kewalahan Bongkar Atap Rumah

Rachman Deniansyah | Sabtu, 24 Juli 2021 | 15:26

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan kembali berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang menyelinap masuk ke rumah warga yang berlokasi di Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Sabtu, 24 Juli 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan kembali berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang menyelinap masuk ke rumah warga.

Kali ini, ular dengan motif batik itu ditemukan tengah bersembunyi di rumah warga yang berlokasi di Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Sabtu, 24 Juli 2021. 

Keberadaan ular sepanjang lebih dari dua meter itu, pertama kali diketahui oleh pemilik rumah bernama Reza. Sontak, ia pun langsung melaporkan penemuan itu ke petugas. 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan kembali berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang menyelinap masuk ke rumah warga yang berlokasi di Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Sabtu, 24 Juli 2021.

Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Darus Salam mengatakan, awalnya ia mendapat laporan sekitar pukul 04.57 WIB. 

Begitu sampai di lokasi, ular tersebut sudah masuk ke dalam ventilasi kamar mandi. 

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan kembali berhasil mengevakuasi seekor ular jenis sanca yang menyelinap masuk ke rumah warga yang berlokasi di Perumahan Reni Jaya, Pamulang, Tangsel, Sabtu, 24 Juli 2021.

"Ular sanca sepanjang 2 meter masuk ke ventilasi kamar mandi membuat terkejut istri pelapor yang hendak mandi," ujar Darus kepada TangerangNews.

Dengan sigap, petugas beserta peralatan yang memadai langsung melakukan evakuasi. 

Kali ini, petugas cukup dibuat kewalahan oleh ular tersebut. 

"Ular itu bergerak merambat masuk ke dalam celah genteng asbes persis di atas tembok pembatas dengan rumah sebelahnya," katanya. 

Dengan demikian, Darus beserta tim lainnya terpaksa harus naik ke atas warga dan menjebol asbes rumah tersebut. 

"Kita langsung membongkar atap asbes untuk mencari keberadaan ular tersebut," ujar Darus. 

Setelah mencari selama lebih dari 30 menit, petugas akhirnya dapat menemukan keberadaan ular. 

"Ular sudah nampak dan kita langsung evakuasi," pungkasnya.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Pemkot Tangerang Jadi Satu-satunya Peraih LPM Award 2026 di Banten

Minggu, 9 Agustus 2026 | 21:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima penghargaan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) 2026 atas dukungan dalam pemberdayaan masyarakat desa dan kelurahan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill