Connect With Us

Wali Kota Tangsel Minta Pegawainya Sisihkan Uang untuk Bantu Rakyat

Rachman Deniansyah | Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:00

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Humas Pemkot Tangsel)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie meminta para pegawainya untuk menyisihkan sedikit uangnya untuk berinfak membantu masyarakat terinfeksi COVID-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. 

"Bukan sumbangan gaji. Saya minta teman-teman ASN (Aparatur Sipil Negara) untuk berinfak. Intinya semua pegawai Pemkot gitu," ujar Benyamin, Rabu, 4 Agustus 2021. 

Gerakan infak tersebut, kata dia, merupakan bentuk kepedulian Pemkot terhadap warganya yang terdampak. 

"Saya minta infak untuk nanti kita belikan sembako untuk membantu yang isoman," imbuhnya. 

Namun, dalam gerakan tersebut, Benyamin tidak menentukan besarannya. 

Ia berharap bahwa infak yang diberikan oleh pegawainya tersebut dikeluarkan secara ikhlas. 

"Saya minta infaknya enggak (ditentukan) persennya berapa. Kalau dipersen itu nanti jadi pungutan liar. Saya minta infak saja, kalau infak memang sesuai dengan standar fikihnya, tapi enggak saya tentukan berapa persentasenya," terangnya  

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel, Apendi menyebut bahwa gerakan infak tersebut kini telah berlangsung. 

"Iya sedang berjalan. Intinya ada infak dari pegawai untuk COVID-19. Masing-masing dinas ngumpulin nanti baru disalurkan," terangnya. 

Ia menegaskan, infak atau sumbangan sukarela tersebut bukanlah pemotongan gaji. 

"Intinya teman-teman menyadari bahwa ada masyarakat kita yang perlu kita bantu dari teman-teman ASN. Bentuk kepedulian dari teman-teman," jelas Apendi. 

Sementara untuk penyalurannya, kini belum berlangsung. Apendi mengatakan, bahwa pihaknya masih menunggu dana infak tersebut terkumpul seluruhnya. 

"Nanti tunggu ngumpul. Kita kan terlepas dari PPKM atau tidak ada PPKM yang penting kita bantu. Mau PPKM atau enggak tetep kita jalan," pungkasnya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kebakaran Ruko di Serpong Sebabkan Kerugian Rp1,2 Miliar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:00

Sebuah ruko yang dijadikan bisnis laundry di Jalan Lengkong Karya, RT 001/001, Kelurahan Lengkong Karya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ludes terbakar pada Kamis 20 Agustus 2026, dini hari

KAB. TANGERANG
Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Pria di Kosambi Diciduk Polisi Jual 1.346 Butir Tramadol dan Eximer

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:36

Polisi mengamankan seorang pria berinisial CF, 25, yang diduga menjual obat keras daftar G di kawasan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

TEKNO
Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Baterai Bekas Jangan Dibuang Sembarangan, AZKO Ajak Masyarakat Kelola Limbah Elektronik

Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:46

Baterai menjadi salah satu benda yang digunakan dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Mulai dari remote, jam, mouse, senter hingga mainan, berbagai perangkat membutuhkan baterai agar dapat berfungsi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill