Connect With Us

KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan SMKN 7 Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 2 September 2021 | 16:49

Tampak depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kota Tangerang Selatan, Kamis, 2 September 2021. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kota Tangerang Selatan yang terletak di Jalan Cempaka 3, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. 

Dalam penyidikannya, kini KPK telah melakukan penggeledahan dan berhasil menyita beberapa aset yang diduga berkaitan dengan perkara ini. 

Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menuturkan, penggeledahan itu dilakukan di sejumlah lokasi berbeda, Selasa, 31 Agustus 2021 lalu. 

"Terkait kegiatan penyidikan ini, penyidik telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di beberapa tempat, di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Serang Banten, dan Bogor, yaitu rumah kediaman dan kantor dari para pihak yang terkait dengan perkara ini," ujar Ali kepada TangerangNews, Kamis, 2 September 2021.

Berdasarkan penggeledahannya itu, KPK menyita sejumlah aset berupa dokumen, barang elektronik, dan dua unit mobil. 

"Nantinya akan dijadikan sebagai barang bukti, diantaranya dokumen, barang elektronik dan dua unit mobil. Selanjutnya akan dilakukan analisa dan segera dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara dimaksud," tuturnya. 

Namun untuk sementara ini, KPK belum dapat menginformasikan terkait perkara ini secara utuh. 

"Baik konstruksi perkaranya dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyampaian informasi dan pengumuman secara lengkap, akan dilakukan pada saat upaya paksa penangkapan dana atau penahanan dilakukan," terangnya. 

Tampak depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kota Tangerang Selatan, Kamis, 2 September 2021.

Atas informasi itu, jurnalis TangerangNews mendatangi dan melakukan penelusuran ke SMKN 7 Tangsel. 

Sekolah itu berada jauh di dalam perkampungan di kawasan Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. 

Bangunan sekolah, terlihat seolah belum rampung dibangun. Pepohonan dan ilalang masih tumbuh subur di sekitarnya. 

Tim TangerangNews bertemu dengan salah satu guru. Ia menuturkan bahwa bangunan sekolah ini baru berfungsi selama dua tahun belakangan ini. 

Sebelumnya, sekolah ini menumpang di bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cirendeu, Tangsel. 

"Ya yang saya tahu, saya sebagai guru pengajar kebetulan saya masuk saat pengondisian ada di Cirendeu. Pindah ke sini kita tidak tahu asal muasalnya. Memang bicara tempat sudah dialihfungsikan. Artinya sudah jadi diarahkan pindah ke sini," terangnya. 

Sehingga, ia tak mengetahui asal muasal lahan yang kini telah dibangun menjadi sekolah ini. 

Untuk saat ini, SMKN 7 Tangsel ini sudah memiliki murid lebih dari 500 orang. 

"Ada tiga jurusan, perhotelan, tata boga, dan kecantikan rambut dan kulit (KRK). Total di sini ada lima kelas. Kita masih menerapkan kelas pagi dan siang. Karena keterbatasan ruang," tandasnya. (RED/RAC)

TEKNO
Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Honda Vario 125 Generasi Terbaru Resmi Diluncurkan, Tampil Lebih Sporty dengan Gaya Street

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:37

PT Wahana Makmur Sejati (WMS) membuka awal tahun dengan menghadirkan penyegaran di segmen skutik 125 cc. Melalui gelaran Regional Public Launching, resmi memperkenalkan All New Honda Vario 125

TANGSEL
Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan

Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan

Minggu, 18 Januari 2026 | 20:15

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.

WISATA
Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Long Weekend, Polisi Berlakukan Ganjil Genap di Jalur Puncak 15–18 Januari 2026 

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:15

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap di Jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, selama akhir pekan panjang, terhitung Kamis hingga Minggu, 15–18 Januari 2026.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill