Polisi Sita 1.065 Butir Obat Keras Siap Edar dari Penghuni Kontrakan di Jatiuwung
Jumat, 28 November 2025 | 13:44
Unit Reskrim Polsek Jatiuwung berhasil mengungkap peredaran obat keras daftar G di wilayah Jatiuwung, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri kasus dugaan korupsi terkait pengadaan tanah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 7 Kota Tangerang Selatan yang terletak di Jalan Cempaka 3, Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Dalam penyidikannya, kini KPK telah melakukan penggeledahan dan berhasil menyita beberapa aset yang diduga berkaitan dengan perkara ini.
Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri menuturkan, penggeledahan itu dilakukan di sejumlah lokasi berbeda, Selasa, 31 Agustus 2021 lalu.
"Terkait kegiatan penyidikan ini, penyidik telah selesai melakukan upaya paksa penggeledahan di beberapa tempat, di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Serang Banten, dan Bogor, yaitu rumah kediaman dan kantor dari para pihak yang terkait dengan perkara ini," ujar Ali kepada TangerangNews, Kamis, 2 September 2021.
Berdasarkan penggeledahannya itu, KPK menyita sejumlah aset berupa dokumen, barang elektronik, dan dua unit mobil.
"Nantinya akan dijadikan sebagai barang bukti, diantaranya dokumen, barang elektronik dan dua unit mobil. Selanjutnya akan dilakukan analisa dan segera dilakukan penyitaan untuk melengkapi berkas perkara dimaksud," tuturnya.
Namun untuk sementara ini, KPK belum dapat menginformasikan terkait perkara ini secara utuh.
"Baik konstruksi perkaranya dan siapa saja pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyampaian informasi dan pengumuman secara lengkap, akan dilakukan pada saat upaya paksa penangkapan dana atau penahanan dilakukan," terangnya.

Atas informasi itu, jurnalis TangerangNews mendatangi dan melakukan penelusuran ke SMKN 7 Tangsel.
Sekolah itu berada jauh di dalam perkampungan di kawasan Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Bangunan sekolah, terlihat seolah belum rampung dibangun. Pepohonan dan ilalang masih tumbuh subur di sekitarnya.
Tim TangerangNews bertemu dengan salah satu guru. Ia menuturkan bahwa bangunan sekolah ini baru berfungsi selama dua tahun belakangan ini.
Sebelumnya, sekolah ini menumpang di bangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Cirendeu, Tangsel.
"Ya yang saya tahu, saya sebagai guru pengajar kebetulan saya masuk saat pengondisian ada di Cirendeu. Pindah ke sini kita tidak tahu asal muasalnya. Memang bicara tempat sudah dialihfungsikan. Artinya sudah jadi diarahkan pindah ke sini," terangnya.
Sehingga, ia tak mengetahui asal muasal lahan yang kini telah dibangun menjadi sekolah ini.
Untuk saat ini, SMKN 7 Tangsel ini sudah memiliki murid lebih dari 500 orang.
"Ada tiga jurusan, perhotelan, tata boga, dan kecantikan rambut dan kulit (KRK). Total di sini ada lima kelas. Kita masih menerapkan kelas pagi dan siang. Karena keterbatasan ruang," tandasnya. (RED/RAC)
Unit Reskrim Polsek Jatiuwung berhasil mengungkap peredaran obat keras daftar G di wilayah Jatiuwung, Kota Tangerang.
TODAY TAGMemasuki usia ke-19 tahun, PT Paramount Enterprise International (Paramount Enterprise) semakin menegaskan kiprahnya sebagai salah satu perusahaan terdepan di sektor properti, kesehatan, dan perhotelan di Indonesia.
Dalam rangka merayakan malam pergantian tahun, Atria Hotel Gading Serpong Tangerang menghadirkan paket khusus bertema Galactic Countdown 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews