Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis
Rabu, 23 September 2026 | 20:12
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TANGERANGNEWS.com-Nenek berinisial U, 70, ditemukan tewas usai tersambar kereta listrik di kawasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin, 4 Oktober 2021.
Warga pun menemukan jasadnya telah tersungkur dengan berlumur darah di sisi rel perlintasan kereta api. Tubuhnya sempat terpental sejauh lima meter dari titik awal kejadian.
Peristiwa tersebut turut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Joko Apriyanto saat dikonfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021.
"Ya betul mas. Kejadiannya kemarin," kata Joko yang masih enggan menuturkan kronologi lebih lanjut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Rawa Mekar Jaya Polsek Serpong Bripka Dayat menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Kala itu, korban sedang menyebrang di rel perlintasan kereta api. Namun nahas, korban tak sadar terdapat kereta yang sedang melintas.
"Kejadian berawal saat korban menyebrang perlintasan rel kereta api ganda dari arah jembatan tol Rawa mekar Jaya mengarah kampung Rawa mekar Jaya. Namun korban tidak memperhatikan kereta api listrik yang melintas," ujar Dayat saat dikonfirmasi.
Saat itu, terdapat salah satu tetangganya yang melihat. Lantas, ia pun berteriak sekeras-kerasnya. Tak berselang lama, tubuh korban yang renta pun tersambar kereta.
"Korban tidak mendengar dan terserempet kereta api listrik yang melintas sehingga terpental kurang lebih 5 meter ke samping rel yang mengarah ke stasiun Tanah Abang," tutur Dayat.
Akibatnya, korban pun tewas seketika. Tubuhnya mengalami luka parah, terutama di bagian kepala bagian belakang.
"Korban meninggal di lokasi kejadian, kepala belakang pecah. Kemudian dibawa ke RSUD Tangerang," pungkasnya.
Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.
TODAY TAGIndonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews