Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Nenek berinisial U, 70, ditemukan tewas usai tersambar kereta listrik di kawasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin, 4 Oktober 2021.
Warga pun menemukan jasadnya telah tersungkur dengan berlumur darah di sisi rel perlintasan kereta api. Tubuhnya sempat terpental sejauh lima meter dari titik awal kejadian.
Peristiwa tersebut turut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Joko Apriyanto saat dikonfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021.
"Ya betul mas. Kejadiannya kemarin," kata Joko yang masih enggan menuturkan kronologi lebih lanjut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Rawa Mekar Jaya Polsek Serpong Bripka Dayat menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.
Kala itu, korban sedang menyebrang di rel perlintasan kereta api. Namun nahas, korban tak sadar terdapat kereta yang sedang melintas.
"Kejadian berawal saat korban menyebrang perlintasan rel kereta api ganda dari arah jembatan tol Rawa mekar Jaya mengarah kampung Rawa mekar Jaya. Namun korban tidak memperhatikan kereta api listrik yang melintas," ujar Dayat saat dikonfirmasi.
Saat itu, terdapat salah satu tetangganya yang melihat. Lantas, ia pun berteriak sekeras-kerasnya. Tak berselang lama, tubuh korban yang renta pun tersambar kereta.
"Korban tidak mendengar dan terserempet kereta api listrik yang melintas sehingga terpental kurang lebih 5 meter ke samping rel yang mengarah ke stasiun Tanah Abang," tutur Dayat.
Akibatnya, korban pun tewas seketika. Tubuhnya mengalami luka parah, terutama di bagian kepala bagian belakang.
"Korban meninggal di lokasi kejadian, kepala belakang pecah. Kemudian dibawa ke RSUD Tangerang," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGBadan Karantina Indonesia (Barantin) melepas ekspor komoditas unggulan asal Provinsi Banten senilai Rp40,8 miliar melalui Satuan Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta, Jumat 21 Agustus 2026.
Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews