Connect With Us

Tersambar Kereta, Nenek Terpental Hingga 5 Meter di Serpong

Rachman Deniansyah | Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:03

Jasad Nenek berinisial U, 70, didalam kantong jenazah ditemukan tewas usai tersambar kereta listrik di kawasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin, 4 Oktober 2021. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Nenek berinisial U, 70, ditemukan tewas usai tersambar kereta listrik di kawasan Rawa Mekar Jaya, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Senin, 4 Oktober 2021.

Warga pun menemukan jasadnya telah tersungkur dengan berlumur darah di sisi rel perlintasan kereta api. Tubuhnya sempat terpental sejauh lima meter dari titik awal kejadian.

Peristiwa tersebut turut dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Joko Apriyanto saat dikonfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021. 

"Ya betul mas. Kejadiannya kemarin," kata Joko yang masih enggan menuturkan kronologi lebih lanjut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Rawa Mekar Jaya Polsek Serpong Bripka Dayat menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB.

Kala itu, korban sedang menyebrang di rel perlintasan kereta api. Namun nahas, korban tak sadar terdapat kereta yang sedang melintas. 

"Kejadian berawal saat korban menyebrang perlintasan rel kereta api ganda dari arah jembatan tol Rawa mekar Jaya mengarah kampung Rawa mekar Jaya. Namun korban tidak memperhatikan kereta api listrik yang melintas," ujar Dayat saat dikonfirmasi.

Saat itu, terdapat salah satu tetangganya yang melihat. Lantas, ia pun berteriak sekeras-kerasnya. Tak berselang lama, tubuh korban yang renta pun tersambar kereta.

"Korban tidak mendengar dan terserempet kereta api listrik yang melintas sehingga terpental kurang lebih 5 meter ke samping rel yang mengarah ke stasiun Tanah Abang," tutur Dayat.

Akibatnya, korban pun tewas seketika. Tubuhnya mengalami luka parah, terutama di bagian kepala bagian belakang.

"Korban meninggal di lokasi kejadian, kepala belakang pecah. Kemudian dibawa ke RSUD Tangerang," pungkasnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Miras dan Prostitusi Sumber Malapetaka, Bukan Sumber Pendapatan Asli Daerah

Senin, 19 Januari 2026 | 15:43

Demi meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), Pemerintah Kota melalui DPRD nya melakukan rencana untuk melegalisasi miras dan prostitusi dengan rencana akan merevisi undang-undang tentang larangan miras dan prostitusi.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill