Connect With Us

Ular Sepanjang 3 Meter Ditangkap di Rempoa Tangsel Usai Makan Ayam Warga

Rachman Deniansyah | Selasa, 2 November 2021 | 14:14

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel saat berhasil mengevaksuai seekor ular jenis piton sepanjang lebih dari 3 meter, bersembunyi di kandang ayam pada Selasa, 2 Oktober 2021. (@TangerangNews / Dok Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Tangsel)

TANGERANGNEWS.com-Warga Jalan Kenangan, Rempoa, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dikagetkan dengan adanya penemuan seekor ular jenis piton sepanjang lebih dari 3 meter, bersembunyi di kandang ayam pada Selasa, 2 Oktober 2021.

Komandan Regu Rescue Tim A Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Darus Salam menuturkan, keberadaan ular pertama kali diketahui oleh pemilik kandang.

Bermula ketika saat hari masih pagi, ia mendengar suara yang begitu gaduh dari kandang ayamnya tersebut.

Ternyata benar, saat dihampiri terdapat ular yang khas dengan motif batiknya itu berdiam di dalam kandang. 

"Pagi-pagi dia denger suara ayamnya berisik. Saat dia lihat ada ular besar banget lagi melingkar di dalam kandang," ujar Darus saat dihubungi TangerangNews.com. 

Saat ditemukan, ular tersebut hanya berdiam diri di pojokan kandang. Ternyata, ular tersebut sudah kekenyangan karena memangsa seekor ayam milik warga tersebut. 

	seekor ular jenis piton sepanjang lebih dari 3 meter, bersembunyi di kandang ayam pada Selasa, 2 Oktober 2021.

"Ternyata ular itu sudah memakan seekor ayam punya pemiliknya. Akhirnya dia melapor ke kami," katanya. 

Sesampainya di lokasi, Darus beserta tim segera mengevakuasi ular besar tersebut. Saat ditangkap, tak ada perlawanan yang berarti lantaran ular tersebut sudah kenyang menyantap mangsanya. 

"Biasanya ular kalau habis makan itu malas. Jadi diem saja. Jadi menangkapnya juga mudah. Sudah di pojok juga posisinya, enggak lari ke mana-mana," jelas Darus. 

Ular sepanjang lebih dari 3 meter itu, diduga berasal dari kebun kosong yang berada di sekitar kadang. 

"Memang habitatnya, karena di situ ada kebun kosong. Ditambah lagi ini sudah musim penghujan, jadi ular pada keluar dari sarangnya nyari tempat yang aman dan nyaman," pungkasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

BANDARA
Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Dampak Cuaca Ekstrem di Bandara Soetta, 109 Penerbangan Delay, Akses Tol dan Perimeter Utara Kebanjiran

Senin, 12 Januari 2026 | 20:59

Cuaca buruk berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tangerang sejak pagi hari ini memicu gangguan besar pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Senin 12 Januari 2026.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill