Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Pengendara sepeda motor sport jenis KTM RC250 mengalami kecelakaan tunggal di atas Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa 9 November 2021 dini hari sekitar pukul 03.15 WIB. Pengemudi berinisial B tewas seketika dan seorang yang membonceng berinisial MN mengalami luka parah.
Saat dikonfirmasi, Kanit Laka Lantas Polres Tangsel Iptu Nanda Setya Pratama Baso membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Kronologi kecelakaan bermula ketika B dan MN berboncengan memacu kencang kendaraannya dari arah Bogor menuju Jakarta. "Mereka melaju dengan kecepatan tinggi," ujar Nanda
Ketika sampai di atas Flyover Ciputat, motor tersebut kehilangan kendali. "Tiba-tiba kendaraan oleng, si pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraannya," imbuhnya.
Akibatnya, motor yang memiliki kapasitas mesin cukup tinggi itu pun terjatuh. Pengemudi terpelanting ke permukaan jalan dan tewas seketika dengan bagian kepala terbentur aspal. "Pengemudinya meninggal di tempat,” ucap Nanda.
Sedangkan MN menderita luka-luka setelah terseret beberapa meter dari posisi awal sepeda motor. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
“Sepeda motor terseret sekitar 10 meter dengan posisi kaki MN tersangkut di sela-sela antara ban dan rantai sehingga ikut terseret motor. Korban langsung dibawa ke RS Fatmawati,” jelas Nanda.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGSebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews