Connect With Us

2 Motor Adu Banteng di Serpong Tangsel, 3 Tewas

Rachman Deniansyah | Minggu, 14 November 2021 | 10:06

Ilustrasi tabrakan sepeda motor hingga pengendara tewas. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dua unit sepeda motor jenis Honda Beat terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Serpong, Tangerang Selatan, Minggu, 14 November 2021, dini hari. Akibat insiden tersebut, tiga korban dinyatakan meninggal dunia.

Korban pertama, yakni pengendara berinisial DS yang mengendarai motor seorang diri. Sedangkan dua korban lainnya saling berboncengan, belum diketahui identitasnya.

Kanit Laka Satlantas Polres Tangerang Selatan Iptu Nanda Setya Pratama Baso menuturkan, insiden maut tersebut terjadi ketika kondisi jalan sedang sepi, tepatnya sekitar pukul 01.00 WIB.

"Kejadian bermula ketika DS, melaju dari arah Pasar Serpong hendak ke arah Perum Batan atau kantor DPRD Tangsel," ujar Nanda saat dikonfirmasi. 

Namun di saat yang bersamaan, terdapat pengendara yang saling berboncengan melaju dari arah berlawanan. 

Nanda menduga, kedua pengendara tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga kehilangan kendali.  Akibatnya, insiden maut itu pun tak dapat dihindari. Kedua motor terlibat tabrakan adu banteng. 

"Kedua kendaraan tersebut menabrak depan antara depan," imbuhnya.

Akibat insiden itu, kedua korban yang saling mengendarai motornya masing-masing tewas di lokasi. Sementara, penumpang yang dibonceng menghembuskan nafas terakhirnya usai dilarikan ke Rumah Sakit.

"Kedua pengendara meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian penumpang dilarikan ke RS Hermina Serpong untuk perawatan medis. Kemudian meninggal dunia," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
2 Rumah Warga Sukamulya Rusak Terimpa Pohon Tumbang

2 Rumah Warga Sukamulya Rusak Terimpa Pohon Tumbang

Senin, 9 Februari 2026 | 14:03

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa dua rumah milik warga di Kampung Asem, Desa Kubangan, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 8 Februari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill