Connect With Us

Pura-pura Beli Vape, Pria Bertato Gasak Ponsel Penjaga Toko di Ciputat

Rachman Deniansyah | Senin, 22 November 2021 | 20:49

Tangkapan layar dalam rekaman Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sudut toko vape di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, merekam aksi pencurian ponsel yang dilakukan oleh pria bertato, Minggu 21 November 2021 kemarin. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Closed Circuit Television (CCTV) yang terpasang di sudut toko vape di wilayah Ciputat, Tangerang Selatan, merekam aksi pencurian ponsel yang dilakukan oleh pria bertato, Minggu 21 November 2021 kemarin. 

Pria yang belum diketahui identitasnya itu menggasak ponsel jenis IPhone 7 milik korbannya yang merupakan penjaga toko rokok elektrik tersebut.

Korban bernama Agung menuturkan, aksi pencurian yang menimpanya itu bermula ketika pelaku masuk ke dalam tokonya.  Awalnya tak ada yang mencurigakan. Pelaku bertanya-tanya seolah hendak membeli peralatan vape.

"Dia datang sekitar pukul 14.00 WIB. Dia awalnya nanya-nanya bilang mau beli vape. Ya karena saya pikir mau beli device di kami, saya jelaskan lah harganya dan sebagainya," ujar Agung saat dikonfirmasi, Senin, 22 November 2021. 

Pelaku cukup lama bertanya-tanya hingga akhirnya memilih perangkat vape. Usai memilih, Agung pun mengambil ponselnya untuk berhitung menggunakan kalkulator. Namun saat itu, Agung melupakan satu ponsel lainnya yang masih tergeletak.

"iPhone saya masih tergeletak. Jadi saya cuma ambil satu ponsel buat menghitung," katanya. 

Saat Agung mulai menghitung harga, gerak-gerik mencurigakan mulai terlihat dari pria bertato tersebut.

"Dia tiba-tiba memberikan alasan. Katanya uangnya kurang. Terus dia seperti pura-pura nelpon untuk diambilkan uangnya yang kurang. Dia bilang istrinya sebentar lagi mau ke sini antar uangnya," ucap Agung.

Hal tersebut, dilakukan pelaku berulang-ulang kali hingga waktu yang cukup lama. Pada saat itu, ia menduga bahwa pelaku sedang memerhatikan kondisi sekitar.

"Dia cukup lama di toko, sempat ke ruko samping juga. Jadi emang udah mencurigakan. Dia kaya lagi memperhatikan kondisi sekitar gitu," tuturnya.

Usai kondisi dirasa aman, pelaku pun tiba-tiba terbangun dari duduknya. Tanpa disadari, ponsel milik Agung sudah dimasukkan ke dalam saku pelaku.

Usai menggasak ponsel, pelaku langsung meninggalkan toko tersebut dengan memacu kencang motor yang dibawanya.

"Tiba-tiba dia bilang enggak jadi, uangnya enggak ada. Terus langsung lari, langsung kabur. Dia lari ke arah Ciputat. Saya kejar tapi dia sudah hilang," terangnya.

Atas kejadian itu, Agung pun panik. Ia berusaha mengunggah video pencurian yang menimpanya itu ke media sosial. Dengan harapan, agar pelaku dapat melihatnya dan beriktikad baik untuk mengembalikan ponselnya.

Pasalnya saat peristiwa itu terjadi, Agung mengaku dirinya juga telah teledor meletakkan ponselnya sembarangan.

"Belum lapor ke polisi sih. Mungkin sementara kita viralkan di media sosial dulu. Saya masih berharap iktikad baik dari pelaku. Saya khawatir aksi tersebut terjadi lagi," pungkasnya.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

PROPERTI
Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Maggiore Signature West Jadi Area Komersial Terakhir di Kawasan Maggiore Gading Serpong

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:57

Paramount Gading Serpong menghadirkan Maggiore Signature West sebagai area komersial premium terbaru di kawasan Maggiore @ Paramount Gading Serpong pada awal 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill