Connect With Us

Diiming-imingi Duit, Pelajar di Pamulang Relakan Motornya Dibawa Kabur Pria Tak Dikenal

Rachman Deniansyah | Selasa, 23 November 2021 | 13:40

Ilustrasi pencurian sepeda motor. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Motor yang dikendarai seorang pelajar berinisial WAS, raib dibawa kabur orang tak dikenal saat melintas di sekitar Masjid Al-Kautsar, Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, Senin, 22 November 2021 kemarin. 

Hilangnya motor Honda Vario bernomor polisi B 4598 NHT itu, bermula ketika korban yang kini masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) tiba-tiba dihampiri pria tak dikenal. 

Korban diberhentikan di tengah jalan saat hendak menuju ke rumah temannya.

"Kronologinya motor dibawa oleh adik saya ke rumah temannya. Saat di perjalanan ada seorang laki-laki memakai masker topi yang enggak dikenal memberhentikan motor yang dibawa adik saya," kata kakak kandung korban, Rifa Fauziah saat dikonfirmasi, Selasa, 23 November 2021. 

Saat diberhentikan, pelaku langsung mencoba merayu korbannya untuk meminjamkan kendaraannya. Alasannya, ingin mencari bengkel. 

Saat itu pula, pelaku sempat mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp50 ribu. 

"(Pelaku) izin untuk meminjam motor dengan alasan mau ke bengkel sekitar alasan jika sudah kembali akan diberikan imbalan Rp50 ribu," kata Rifa. 

Setelah itu, kata Rifa, adiknya pun memberikan motor yang dikendarainya itu dengan mudahnya kepada pelaku. Ia tak mengetahui secara pasti adakah unsur paksaan dari pelaku atau tidak. 

Usai diserahkan, korban pun langsung melarikan diri dengan membawa kabur motor tersebut. 

"Setelah itu motor raib dibawa pergi pelaku. Kalau ada paksaan atau tidak saya kurang tahu karena adik saya langsung ngasih izin bawa itu motornya pergi sama pelaku. Sepertinya kena hipnotis, masih polos adik saya," ungkapnya. 

Atas kejadian itu, Rifa pun berinisiatif untuk melaporkan kejadian yang menimpa adiknya itu ke polisi. "Niatnya hari ini keluarga mau lapor polisi sekaligus urus surat kehilangan," pungkasnya.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

KOTA TANGERANG
Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Sungai Cisadane Menghitam, Gubernur Banten Temukan Industri di Tangerang Jadi Biang Kerok Pencemaran

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Gubernur Banten Andra Soni memberikan instruksi tegas kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera menindak industri yang terbukti mencemari Sungai Cisadane.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill