Connect With Us

PPKM Level 3 Segera Diterapkan, Seluruh Tempat Wisata di Tangsel Bakal Ditutup

Rachman Deniansyah | Selasa, 30 November 2021 | 19:51

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pengetatan aturan bakal kembali diterapkan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), dengan menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3, mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. 

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, dalam waktu dekat ini aturan tersebut akan mulai disosialisasikan. Pihaknya akan menerbitkan surat edaran mengenai penerapan PPKM Level 3 tersebut. 

"Untuk PPKM Level 3 itu sendiri, nanti akan diterbitkan edaran khususnya. Namun untuk sepekan ke depan kita masih menjalani PPKM Level 2 terlebih dahulu. Strateginya, pengetatan itu dilakukan bertahap supaya nanti begitu tanggal 24 Desember sampai Januari, masyarakat tidak kaget," terang Benyamin di Puspemkot Tangsel, Selasa, 30 November 2021. 

Benyamin menuturkan, pengetatan tersebut dilakukan semata  hanya untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus, ketika masyarakat larut dalam menyambut pergantian tahun. 

"Aturannya, antara lain tempat wisata semua kita tutup dulu. Baik itu Taman Kota 1, Taman Kota 2, dan seterusnya yang milik pemerintah," katanya. 

Selain itu, kegiatan lain yang diprediksi akan menimbulkan keramaian pun akan dibatasi. Misalnya, seperti acara pernikahan yang kapasitasnya kembali dibatasi hanya 25 persen. 

"Rumah makan untuk makan di tempat itu dibatasi sekitar 50 persen. Termasuk mal dan bioskop. Anak kecil tidak boleh lagi masuk mal," katanya. 

Saat PPKM Level 3 itu diberlakukan, Benyamin juga melarang warganya untuk melakukan perayaan pergantian tahun secara berlebihan. 

Sejumlah kegiatan yang identik dengan pergantian tahun, seperti pesta kembang api dan konvoi sudah tak lagi dibolehkan. 

"Tidak ada kerumunan di jalan-jalan, kembang api juga akan kita larang. Dan nanti saya mintakan patroli gabungan dalam rangka Nataru ini, dari Satpol PP, TNI, Polri, dan seterusnya," tegasnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Pemkot Tangsel Cari Solusi Nasib Pedagang Pasar Cimanggis Terdampak Insiden Ledakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:06

Ledakan hebat di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu, 14 Oktober 2026, tidak hanya menyebabkan korban jiwa dan merusak bangunan, tapi juga berdampak pada nasib para pedagang lantaran tidak bisa berjualan.

BANTEN
KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

KMP Batumandi Terbalik Pascakebakaran, Polisi Gagal Olah TKP Gegara Suhu Kapal Masih Panas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:55

Perkembangan terbaru mengenai insiden kebakaran KMP Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), pada Selasa 20 Oktober 2026, kemarin memasuki babak baru.

TEKNO
Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City

Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50

Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill