Connect With Us

Stadion Sepak Bola UMJ Tangsel Diapresiasi, tapi Rumput Kurang Bagus 

Tim TangerangNews.com | Rabu, 8 Desember 2021 | 11:56

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti saat meninjau Stadion Sepak Bola UMJ di Cireundeu, Tangerang Selatan. (@TangerangNews / DPD RI)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengapresiasi keseriusan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) membangun fasilitas olahraga, salah satunya adalah Stadion Sepak Bola UMJ di Cireundeu, Kota Tangerang Selatan.

Apresiasi itu disampaikan LaNyalla seusai meninjau Stadion Sepak Bola UMJ, Selasa 7 Desember2021. Didampingi Rektor Ma’mun Murod, mantan Ketua Umum PSSI itu serius mengamati kondisi rumput serta sarana dan prasarana lainnya di stadion.

LaNyalla berharap sarana olahraga yang dibangun UMJ itu turut memacu prestasi para mahasiswa, baik di bidang akademik maupun bidang olahraga. “Mahasiswa berprestasi di bidang olahraga harus diberi apresiasi," kata LaNyalla, melalui keterangan tertulis dari Humas DPD RI.

Namun, Senator asal Jawa Timur itu memberikan masukan kepada pihak kampus. Utamanya mengenai pemakaian rumput stadion. LaNyalla menilai rumput alami kurang mendukung peningkatan prestasi sepak bola. Ia mengimbau rumput tersebut diganti dengan rumput sintetis.

"Rumputnya ini kurang bagus, perlu diganti pakai rumput sintetis,“ tegas Ketua Badan Timnas PSSI periode 2013-2015 ini.

Sementara itu, Rektor UMJ Ma’mun Murod menyambut baik usulan penggantian rumput biasa menjadi rumput sintetis. "Setelah diganti, kita akan menginisiasi beberapa kejuaraan, termasuk LaNyalla Cup," tutur Ma’mun.

UMJ juga akan menyelenggarakan pertandingan persahabatan yang dijadwalkan September 2022 sebelum penyelenggaraan Muktamar Muhammadiyah bulan November tahun depan.

UMJ selama ini mencatat prestasi nasional, antara lain juara I Liga Mahasiswa Piala Menpora U-21 se-Indonesia tahun 2017 (Regional Jakarta), juara I Campus Soccer League (ASMAJA) tahun 2017, dan juara I Liga Mahasiswa Tahun 2018 dan 2019.

Dalam kunjungan tersebut, LaNyalla juga didampingi Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi dan Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin. Hadir pula tim Persatuan Sepak Bola (PS) UMJ dan Hizbul Wathan Football Club (HW FC) FISIP UMJ.

Sejak menjabat sebagai Ketua DPD RI, LaNyalla memang mendukung kebangkitan sepak bola di berbagai daerah di Tanah Air. Ia juga mendorong pemerintah daerah memiliki lapangan sebak bola, dan mendorong kampus-kampus memiliki lapangan sepak bola sebagai training field anak muda untuk pengembangan prestasi.

BANTEN
Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Waspada, BMKG Ingatkan Hujan 3 Hari di Tangerang Awal Februari 2026

Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:05

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah Tangerang Raya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan yang masih akan terjadi pada awal Februari 2026.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill