Connect With Us

Diserbu Lalat Hijau & Bau Sampah, Warga Cendana Residence Tangsel Protes

Rachman Deniansyah | Senin, 3 Januari 2022 | 21:48

Kondisi tempat pembuangan sampah liar yang dikeluhkan warga Cendana Residence. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Cendana Residence Blok G, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, mengeluhkan bau sampah dari tempat pembuangan akhir sampah liar yang lokasinya berdempetan dengan kawasan perumahan. 

Bukan hanya berdampak pada bau sampah saja, para warga diserbu oleh lalat yang kerap berkerumun di rumah mereka.

"Dampak yang kita rasakan itu, pertama kalau gak bau sampah, pasti ada asap. Jadi kalau tidak dibakar pasti bau sampah. Tapi kalau dia dibakar itu banyak asap," ujar warga Blok D berinisial MOS, 35, saat ditemui di kawasan rumahnya bersama warga lain, Senin, 3 Desember 2022. 

Bau sampah dan asap  itu, kata MOS, selalu tercium di setiap harinya pada sore dan malam.

Selain bau sampah dan kepulan asap, serbuan lalat hijau turut menjadi hal yang sangat dikeluhkan.

Bahkan saking banyaknya, ia sampai menyebut bahwa rumahnya seperti sarang lalat. 

"Ya seperti sarang lalat. Lalat itu mungkin tambahan, setiap siang. Jadi siang lalat malamnya asap atau bau," kata MOS. 

Atas sederet dampak itu, rumahnya dirasa menjadi kurang nyaman. Ia sudah merasakan hal tersebut sejak dirinya pertama kali menempati rumahnya. 

"Saya tinggal di Cendana sejak 2018. Dan ini paling intens lagi 2020 dan 2021," tuturnya. 

Hal serupa juga dikeluhkan warga lainnya, YD, 40. Ia sangat terganggu, terlebih dirinya membuka warung kelontong di kediamannya. 

"Banyak sekali lalatnya. Jadi setiap hari saya bersihkan pakai cairan pembersih lantai. Tapi setelah kering, lalatnya datang lagi, datang lagi," katanya. 

Sementara itu warga lainnya, DRA, 41 menambahkan, selain kondisi bau sampah dan lalat, ia juga mengkhawatirkan jika nantinya kualitas air tanah di perumahan itu ikut tercemar. 

"Secara komplek kita di bawah dan tumpukkan sampah di atas. Lama-lama akan menimbulkan bau dan air menyerap ke tanah. Dan nantinya, kondisi air tanah yang kita gunakan di komplek jadi tidak bagus. Sejauh ini memang belum terasa, tapi kalau terjadi pembiaran dan terus menerus dilakukan, itu akan menimbulkan dampak yang luar biasa bagi kami," terangnya. 

Untuk diketahui, letak tempat pembuangan sampah liar itu berada di atas tebing yang menjadi perbatasan antara kawasan perumahan dengan perkampungan sekitar. 

Namun, letaknya sangat berdekatan. Sehingga dampak tersebut sangat dirasakan oleh warga.

DRA menerangkan, 2018 silam pihaknya telah melakukan pengecekkan dan sempat membuat perjanjian dengan perwakilan warga di dekat tempat pembuangan itu. 

Bahkan saat itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel sempat turun tangan. Sehingga, kala itu selama setahun warga Cendana Residence terbebas dari serangan lalat dan bau. 

Tak lama berselang, hal serupa kembali terjadi. Dampaknya kini dirasakan kembali oleh para warga. 

"Sangat disayangkan, surat pernyataan itu sudah dibuat dengan LH dan perwakilan warga. Jika timbul lagi akan ada sanksi hukum. Sangat-sangat meresahkan," pungkasnya.

BANTEN
Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Nyeri Lutut dan Panggul Jangan Dianggap Biasa, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Sendi

Jumat, 6 November 2026 | 20:57

Nyeri lutut ketika menaiki tangga atau panggul yang terasa sakit saat berjalan kerap dianggap sebagai keluhan biasa, terutama pada orang yang mulai memasuki usia lanjut.

BANDARA
Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Amankan Akses Vital Bandara Soetta, Menko AHY Minta Penanganan Banjir di Kali Prancis Jadi Prioritas

Jumat, 6 November 2026 | 23:32

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau langsung langkah pencegahan banjir dan penanganan pendangkalan di kawasan Kali Perancis, Kota Tangerang

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill