Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Perilaku buang air besar (BAB) sembarangan ternyata masih dilakukan sejumlah warga di Kota Tangerang Selatan. Perilaku tersebut bisa ditemui beberapa wilayah seperti Ciputat, Setu, dan lainnya.
"Bukan di Ciputat saja, Setu ada, Serpong ada. Ada di kecamatan lain juga. Saya jumlah tidak begitu hafal," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Ciputat seperi dilansir dari RMOL Banten, Rabu 9 Maret 2022.
Menurutnya, kebiasaan buruk itu bukan hanya menyangkut pada permasalahan ekonomi saja. Namun juga karena rendahnya kesadaran masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Untuk itu, selain menyiapkan bantuan fisik berupa pembangunan sanitasi yang layak, ia juga akan fokus untuk melakukan sosialisasi terkait pola hidup sehat kepada masyarakat.
"Makanya kita intervensi dulu. Fisik kita siapin, tapi sosialisasi dulu. Tingkatan sosialisasi untuk jangan buang air di jamban apung. Saya lagi intervensi terus nyari CSR dan perbankan untuk bikinin itu," tutur Benyamin.
Sementara Camat Ciputat, Bachtiar Priyambodo, mengaku untuk di wilayahnya terdapat sekitar 118 keluarga yang masih berperilaku demikian.
"Masih ada 118 masyarakat atau kepala keluarga yang berperilaku BABS atau sanitasinya tidak layak. Paling banyak di Jombang, ada 86 titik," paparnya.
Saat ditinjau ternyata ada beragam alasan yang membuat warganya masih BAB sembarangan, terutama di Kelurahan Jombang. Selain karena kebiasaan, ada juga warga yang memang kodisi disiknya tidak bisa BAB di MCK.
“Ada pula yang memang sebenarnya closet punya, tapi dia buang di sungai. Nah banyak itu di Jombang. Memang letaknya di bantaran kali," terangnya.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews