Connect With Us

Di Tangsel Masih Ada Warga BAB Sembarangan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 10 Maret 2022 | 15:41

Ilustrasi Buang Air Besar (BAB). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Perilaku buang air besar (BAB) sembarangan ternyata masih dilakukan sejumlah warga di Kota Tangerang Selatan. Perilaku tersebut bisa ditemui beberapa wilayah seperti Ciputat, Setu, dan lainnya.

"Bukan di Ciputat saja, Setu ada, Serpong ada. Ada di kecamatan lain juga. Saya jumlah tidak begitu hafal," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Ciputat seperi dilansir dari RMOL Banten, Rabu 9 Maret  2022.

Menurutnya, kebiasaan buruk itu bukan hanya menyangkut pada permasalahan ekonomi saja. Namun juga karena rendahnya kesadaran masyarakat menerapkan pola hidup sehat.

Untuk itu, selain menyiapkan bantuan fisik berupa pembangunan sanitasi yang layak, ia juga akan fokus untuk melakukan sosialisasi terkait pola hidup sehat kepada masyarakat.

"Makanya kita intervensi dulu. Fisik kita siapin, tapi sosialisasi dulu. Tingkatan sosialisasi untuk jangan buang air di jamban apung. Saya lagi intervensi terus nyari CSR dan perbankan untuk bikinin itu," tutur Benyamin.

Sementara Camat Ciputat, Bachtiar Priyambodo, mengaku untuk di wilayahnya terdapat sekitar 118 keluarga yang masih berperilaku demikian.

"Masih ada 118 masyarakat atau kepala keluarga yang berperilaku BABS atau sanitasinya tidak layak. Paling banyak di Jombang, ada 86 titik," paparnya.

Saat ditinjau ternyata ada beragam alasan yang membuat warganya masih BAB sembarangan, terutama di Kelurahan Jombang. Selain karena kebiasaan, ada juga warga yang memang kodisi disiknya tidak bisa BAB di MCK.

“Ada pula yang memang sebenarnya closet punya, tapi dia buang di sungai. Nah banyak itu di Jombang. Memang letaknya di bantaran kali," terangnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

NASIONAL
IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

IDI Nilai Komentar Nirempati Oknum Nakes ke Yurizal Pasien BPJS karena Dipicu Burnout

Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:41

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menanggapi munculnya komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS Kesehatan bernama Yurizal Tri Chaerawan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill