Connect With Us

Marak DBD, Warga Tangsel Curhat ke Eric Thohir Susah Dapat Fogging

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 13 Maret 2022 | 21:20

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyerahkan bantuan alat fogging. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com-Seorang Ketua RW dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Saimun curhat kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bahwa wilayahnya sulit mendapat fasilitas fogging.

Padahal menurutnya angka kasus DBD di Kota Tangsel, termasuk di lingkungannya cukup tinggi.

"Tangsel kota paling tinggi DBD-nya, Pak. Selama ini kita mau fogging aja susah, Pak," katanya kepada Eric Thohir saat acara dialog perwakilan ketua-ketua RT/RW se-Banten di Perum Garden City Residence, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Minggu 13 Maret 2022.

Saimun mengatakan, jika ingin minta difogging oleh puskesmas, minimal harus ada tiga kasus laporan kasus DBD. "Akhirnya kita menyampaikan ke Yayasan Erick Thohir yang alhamdulillah siap support membantu," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Menanggapi hal itu Erick Thohir melalui yayasannya memberikan alat fogging yang tengah dibutuhkan oleh masyarakat.

"Ya, insya Allah Yayasan Erick Thohir terus membantu. Sekarang lagi musim DBD. Kemarin tim yayasan menyampaikan, Pak ini gimana? Silahkan, bantu dan jalankan. Nah Alhamdulillah ini ada, fogging," ujar Erick.

Namum dirinya tidak dapat memberikan fasilitas kepada semua perwakilan ketua RT dan RW yang hadir pada dialog tersebut.

Saat ini ia baru bisa memberikan 50 unit alat fogging. Ia pun berpesan agar alat fogging yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat sebaik-baiknya.

"Tapi jangan nanti dikasih fogging saling rebutan, harus sama-sama bisa memanfaatkan. Kebetulan di RT situ alatnya dipinjam, yang ini harus menjamin. Tapi harus dirawat, belum tentu ada lagi, mumpung ada, dijaga," ujarnya.

Selain penyerahan secara simbolik dua mesin fogging,  Erick Thohir juga meresmikan titik social healing berupa lapangan bulutangkis yang berada di Perum Garden City dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

TANGSEL
Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Ciri-ciri Terekam CCTV, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap saat Papasan dengan Polisi di Ciputat

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:58

Dua orang terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) AM, 32, dan DS, 27, ditangkap aparat Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ciputat Timur yang beraksi di wilayah tersebut.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill