Connect With Us

Waspada, Kasus DBD di Tangsel Meningkat

Rachman Deniansyah | Jumat, 17 September 2021 | 18:31

Ilustrasi DBD. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Memasuki pergantian musim atau pancaroba, kasus penularan demam berdarah dengue (DBD) kini mulai menghantui masyarakat. Tak terkecuali di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Hal itu pun terbukti dengan adanya peningkatan jumlah pasien DBD yang kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel. 

Kepala Seksi Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel, Ronald Adrianto mengakui hal tersebut. Sejak Agustus lalu, pihaknya telah merawat sebanyak 43 pasien yang terinfeksi virus dari gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.

"Bulan Agustus kemarin itu kami merawat sekitar 22 pasien. Dan untuk September ini dari tanggal 1, itu sudah 21 pasien dirawat," ujar Ronald kepada awak media, Jumat, 17 September 2021. 

Puluhan pasien tersebut mayoritas berusia dewasa. Kondisinya pun dapat terjaga dengan baik tanpa mengalami kondisi yang buruk. 

"Ya untuk pasien yang dirawat dan datang ke UGD itu pasien dengan grade 1, bukan dengan kondisi yang berat," terangnya. 

Kasus DBD ini, diakui Ronald telah mengalami peningkatan. Namun demikian, ia berharap agar penularan kasus DBD ini dapat terkontrol dengan baik. 

"Ya untuk pasien, memang baru setengah bulan saja sudah 21 orang. Mudah-mudahan sih tidak ada peningkatan yang terlalu tinggi," harapnya. 

Untuk itu, di tengah pergantian musim ini, ia mengimbau kepada masyarakat untuk kembali menerapkan pola 3M plus. 

"Tetap Membersihkan kamar mandi, Menguras, dan Mengubur atau Mendaur ulang barang yang sudah tak terpakai (3M). Kemudian untuk pola hidup sehat, seperti biasa harus menjaga asupan gizi seimbang, istirahat cukup, dan jaga kesehatan," pungkas Roland.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

KOTA TANGERANG
Rangkul Warga Sekitar, Lapangan Tenis dan Padel Poppies di Ciledug Salurkan Bantuan Sembako

Rangkul Warga Sekitar, Lapangan Tenis dan Padel Poppies di Ciledug Salurkan Bantuan Sembako

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:09

Pengelola Lapangan Tenis dan Padel Poppies menggelar aksi sosial dengan membagikan puluhan paket sembako kepada masyarakat di sekitar kawasan Jalan Dr. Soetomo, Ciledug, Kota Tangerang.

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill