2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Memasuki pergantian musim atau pancaroba, kasus penularan demam berdarah dengue (DBD) kini mulai menghantui masyarakat. Tak terkecuali di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Hal itu pun terbukti dengan adanya peningkatan jumlah pasien DBD yang kini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel.
Kepala Seksi Pelayanan Medis RSU Kota Tangsel, Ronald Adrianto mengakui hal tersebut. Sejak Agustus lalu, pihaknya telah merawat sebanyak 43 pasien yang terinfeksi virus dari gigitan nyamuk Aedes aegypti ini.
"Bulan Agustus kemarin itu kami merawat sekitar 22 pasien. Dan untuk September ini dari tanggal 1, itu sudah 21 pasien dirawat," ujar Ronald kepada awak media, Jumat, 17 September 2021.
Puluhan pasien tersebut mayoritas berusia dewasa. Kondisinya pun dapat terjaga dengan baik tanpa mengalami kondisi yang buruk.
"Ya untuk pasien yang dirawat dan datang ke UGD itu pasien dengan grade 1, bukan dengan kondisi yang berat," terangnya.
Kasus DBD ini, diakui Ronald telah mengalami peningkatan. Namun demikian, ia berharap agar penularan kasus DBD ini dapat terkontrol dengan baik.
"Ya untuk pasien, memang baru setengah bulan saja sudah 21 orang. Mudah-mudahan sih tidak ada peningkatan yang terlalu tinggi," harapnya.
Untuk itu, di tengah pergantian musim ini, ia mengimbau kepada masyarakat untuk kembali menerapkan pola 3M plus.
"Tetap Membersihkan kamar mandi, Menguras, dan Mengubur atau Mendaur ulang barang yang sudah tak terpakai (3M). Kemudian untuk pola hidup sehat, seperti biasa harus menjaga asupan gizi seimbang, istirahat cukup, dan jaga kesehatan," pungkas Roland.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGIHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews