Connect With Us

Pasien DBD Meningkat, Pemkot Tangsel Pastikan Stok Trombosit Aman

Rachman Deniansyah | Rabu, 11 Maret 2020 | 18:52

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie didampingi Kepala Unit Donor Darah Kota Tangsel Suhara Manullang saat mengecek ketersediaan trombosit, Rabu (11/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jumlah penderita pasien Demam Berdarah Dengeu (DBD) di Kota Tangerang Selatan terus mengalami peningkatan. Sejak awal tahun 2020 saja, telah terdapat 90 pasien yang dinyatakan positif DBD.

Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun terus berupaya melakukan penanganan terhadap para pasien tersebut.

Selain menyiagakan pelayanan kesehatan di setiap wilayah dan RSU Tangsel, Pemkot Tangsel juga memastikan ketersediaan stok kantong trombosit di Tangsel tetap aman.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan, trombosit merupakan sel darah dibutuhkan bagi para penderita DBD.

"Ya setelah kemarin saya meninjau penderita DBD yang dirawat di RSU Tangsel. Sekarang saya mengecek dan memastikan trombosit, sebagai salah satu kebutuhan untuk penanganan DBD itu sendiri di PMI Kota Tangsel saat ini aman," kata Benyamin usai mengecek ketersediaan kantong trombosit di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangsel, Jalan Cendekdia, Serpong, Tangsel, Rabu (11/3/2020).

Dari hasil pemantauannya, Benyamin memaparkan, saat ini stok kantong trombosit masih dikategorikan aman. Terdapat 70 kantong darah yang sudah menjadi trombosit.

Sejumlah kantong darah yang masih dikarantina di PMI Tangsel, Rabu (11/3/2020).

Namun, sesuai dengan umur trombosit, 70 kantong itu hanya dapat digunakan dalam waktu lima hari ke depan.

"Karena trombositnya ini hanya berusia lima hari. Jadi dalam lima hari ini, harus digunakan," sambungnya.

Namun demikian, stok itu akan terus dapat bertambah. Saat ini PMI telah menyediakan ratusan kantong darah yang dapat diolah menjadi trombosit.

"Di luar itu, masih ada kurang lebih 690 kantong darah yang nanti juga bisa diseleksi menjadi trombositnya. Sehingga, bisa stok banyak gitu tergantung permintaan," tuturnya.

"Ya memang permintaan selalu ada saja, karena bagaimanapun ini kebutuhan untuk penanganan penyakit DBD. Alhamdulillah-nya, PMI Tangsel selalu siap menyuplai kebutuhan trombosit bagi masyarakat khususnya di Kota Tangsel yang menderita DBD saat ini," imbuhnya.

Benyamin pun memastikan bahwa kebutuhan atas kantong trombosit hingga akhir bulan tetap ini, tetap aman.

"Iya sampai akhir bulan ini tetap dipastikan aman karena ada kantong-kantong darah yang kita sampaikan tadi. Selain itu juga masih ada 470 kantong darah lagi yang sedang dikarantina untuk proses selanjutnya. Saya kira sangat aman buat kondisi Tangsel saat ini," pungkas Benyamin. (RMI/RAC)

 

KOTA TANGERANG
Atasi Banjir Periuk, Pemprov Banten Keruk Situ Bulakan Agar Bisa Tampung Air 2 Kali Lipat

Atasi Banjir Periuk, Pemprov Banten Keruk Situ Bulakan Agar Bisa Tampung Air 2 Kali Lipat

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:43

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tengah melakukan upaya mengatasi persoalan banjir tahunan di kawasan Periuk, Kota Tangerang.

BISNIS
Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Pertama di Tangerang, FBC Clinic Hadirkan Teknologi XERF untuk Pengencangan Kulit Tanpa Nyeri

Rabu, 20 Mei 2026 | 19:26

FBC Aesthetic and Revitalization Center, klinik estetika premium di Gading Serpong, Tangerang, meluncurkan XERF by Cynosure Lutronic, sebuah teknologi pengencangan (skin tightening) dan pengangkatan kulit (skin lifting) generasi terbaru.

TEKNO
Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Begini Cara Cek KTP Dipakai Pinjol Ilegal atau Tidak, Bisa Lewat Online

Rabu, 20 Mei 2026 | 12:33

Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill