Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan
Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan, siap untuk maju kembali di Pilkada 2024.
Menurutnya, masa jabatan satu periode atau 3,5 tahun, pada tahun 2021 sampai 2024 dinilai tidaklah cukup, untuk menyelesaikan program-program yang sudah direncanakan.
Dirinya pun mengatakan, sudah berbicara dengan Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie secara personal terkait niatnya itu untuk maju kembali di pilkada nanti.
''Kalau saya 2024 mau jadi wakil Pak Ben (Benyamin Davnie) lagi. Saya belum tahu beliau siap atau tidak ya, tapi kalau saya ngobrol - ngobrol ke beliau, saya siap untuk membereskan tugas kita,'' ucapnya Jumat, 27 Mei 2024.
Menurutnya, dengan masa jabatan sesingkat itu, tidak lah maksimal untuk menyelesaikan programnya tersebut.
''Karena 3 tahun setengah, menurut saya terlalu pendek, dalam arti program ini harus diselesaikan,'' ujarnya.
Jika diberikan pilihan menjadi eksekutif atau legislatif, Pilar lebih memilih menjadi eksekutif. Pasalnya dirinya bisa lebih banyak mewujudkan ide dan gagasannya.
''Karena saya belum pernah di dewan ya, dan saya langsung jadi wakil wali kota. Saya merasakan banyak sekali ide gagasan saya yang bisa saya wujudkan di eksekutif,'' tandas Pilar.
Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).
TODAY TAGSebanyak 22.865 pekerja rentan di Kota Tangerang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis karena seluruh iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Rencana penghapusan tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang nilainya mencapai Rp14 triliun hingga kini masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews