Connect With Us

Apes, iPad Milik Penumpang Bus Asal Ciputat Tangsel Diganti Jadi Keramik dan Buku

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 21 Desember 2023 | 04:52

Tas milik penumpang bus asal Ciputat Tangsel diganti menjadi buku dan keramik. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Malang dialami Dino, seorang penumpang bus jurusan Wonosobo-Ciputat yang baru saja menyelesaikan perjalanannya.

Bagaimana tidak, barang berharga iPad miliknya tiba-tiba raib dan berubah menjadi buku dan keramik pada Selasa, 19 Desember 2023.

Awalnya, Dino mengaku tak merasa curiga. Baru saat sampai di Pool Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), ia menyadari resleting tas miliknya sulit dibuka seperti dilem.

"Gue cek masih ada, ternyata pas di rumah dibuka isinya diganti sama buku," tulis Dini melalui akun X (Twitter) pribadinya @Widino dikutip pada Rabu, 20 Desember 2023.

Usai mendapati iPad miliknya hilang, Dino buru-buru menghubungi pihak customer service dari bus yang baru saja ditumpanginya untuk memberikan laporan barang hilang. 

Namun alih-alih memperoleh solusi, customer service malah menegaskan bahwa barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing penumpang.

"Gimana kalau malingnya komplotan sama kru kalian?," imbuh Dino kesal.

Dia menjelaskan, tas miliknya itu ditaruh di bagasi tepat di atas kursi penumpang Dino.

Saat dalam perjalanan, terdapat satu orang dengan gerak-gerik mencurigakan diduga rekan dari kru bus.

Ia mengaku sempat beberapa kali melihat orang tersebut diminta pindah tempat duduk oleh kru bus serta berjalan bolak-balik ke depan dan belakang bus.

"Seenaknya bilang tanggung jawab penumpang, kita penumpang juga sadar tuh tas udah dijagain bener-bener," tambahnya.

Menurutnya, pihak bus tidak seharusnya lepas tangan menanggapi keluhan penumpang.

"Minta CCTV dibilang enggak ada, minta kru dicek dibilang enggak bisa seperti itu. Minimal dengerin laporan, investigasi dulu," ungkapnya.

Berdasarkan informasi, peristiwa serupa sempat beberapa kali terjadi kepada penumpang lain.

"Barang gw yang diambil iPad Pro 2020, 1 paket dengan pencil n keyboard, dan 1 tas isinya semua charger," tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Rosalia Indah Transport Fx Adimas Rosdian selaku pemilik perusahaan otobus (PO) sebagaimana dimaksud menyampaikan permohonan maaf atas adanya dugaan tindak pencurian tersebut.

"Saat ini kami sedang melakukan proses investigasi secara internal terhadap masalah ini," kata Adimas dalam keterangan tertulisnya.

Adimas menyampaikan, memang PO miliknya menerapkan aturan bahwa barang-barang bawaan kabin yang berharga merupakan tanggung jawab dan kuasa penuh penumpang.

Hal ini, kata Adimas, lantaran keterbatasan pihaknya untuk melakukan pengawasan di dalam bus secara langsung.

Kendati begitu, Adimas tak menampik terhadap pelayanan customer service yang dirasa kurang tepat sehingga membuat penumpang tidak nyaman.

Lanjut Adimas, apabila terbukti terdapat oknum kru yang kedapatan terlibat dalam melakukan aksi kriminal pencurian tersebut, dia tak akan segan-segan untuk memberikan sanksi berat.

"Apabila betul kejadian ini ada campur tangan dari oknum awak bus kami, dengan tegas manajemen akan memberikan sanksi seberat-beratnya karena sudah menciderai layanan pelanggan kami," katanya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Jadwal Sesi Siang UTBK 2026 Tak Seragam, Peserta Wajib Cek Ulang Waktu di Lokasi Ujian

Senin, 20 April 2026 | 14:42

Pelaksanaan UTBK 2026 yang akan berlansung pada Selasa 21 April 2026, untuk sesi siang tidak berlangsung dengan waktu yang sama di seluruh titik ujian. 

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

2 Pria di Pamulang Ditangkap Edarkan Ratusan Butir Obat Keras Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 14:00

Dua laki-laki berinisial RF, 31, dan M, 28, diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) karena diduga menyalahgunakan atau memperjualbelikan obat keras golongan daftar G secara ilegal tanpa resep dokter.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Alokasikan Rp25,5 Miliar urnuk Program Beasiswa 679 Mahasiswa

Pemkab Tangerang Alokasikan Rp25,5 Miliar urnuk Program Beasiswa 679 Mahasiswa

Kamis, 23 April 2026 | 15:49

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Program Beasiswa Tangerang Gemilang untuk pendidikan ke Perguruan Tinggi jenjang Strata-1 (S1‎).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill