Connect With Us

Polisi Selidiki Pelaku Tawuran Pelajar Bawa Sajam di Serpong Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Senin, 29 Januari 2024 | 10:54

Ilustrasi tawuran. (Antara / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sebuah video menunjukkan aksi tawuran antar dua kelompok pelajar Jalan PDAM, Kelurahan Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam video unggahan @kabarnegeri pada Sabtu, 27 Januari 2024, terlihat dua kelompok empat remaja saling berduel dengan masing-masing membawa senjata tajam (sajam).

Kasie Humas Polres Tangsel AKP Wendi Afrianto membenarkan adanya peristiwa tawuran antar pelajar tersebut.

"Benar, sudah dilakukan cek TKP oleh Polsek Serpong," ujar Wendi dalam keterangannya, Senin, 29 Januari 2024.

Wendi menjelaskan, keempat remaja tersebut berstatus sebagai pelajar. Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

"Masih didalami dan dalam proses pencarian, diduga pelaku tawuran itu," pungkasnya.

HIBURAN
3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026

Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36

Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.

SPORT
Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Portugal Singkirkan Kroasia Lewat Gol Menit Akhir Ronaldo Cs, Tantang Spanyol di 16 Besar

Jumat, 3 Juli 2026 | 10:47

Portugal memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia dengan skor 2-1 pada laga babak 32 besar di Toronto Stadium, Kamis, 3 Juli 2026 WIB.

BANDARA
AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

AirNav Indonesia Perkuat Kualitas Layanan Navigasi dengan Australia Lewat Program ITSAP

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:31

AirNav Indonesia dan Airservices Australia (ASA) resmi menutup rangkaian program Indonesia Transport Safety Assistance Package (ITSAP) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Kota Tangerang.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill