2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi
Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 16 TPS di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus menjalani pemungutan suara ulang (PSU) karena temuan berbagai masalah saat proses pencoblosan pada Rabu 14 Februari 2024, kemarin.
Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhammad Acep mengatakan, ke-16 TPS yang menggelar PSU itu berada di wilayah Kecamatan Pondok Aren.
"Ada 16 TPS yang menggelar PSU. Hasil konfirmasi ke Panwascam, digelar Minggu 18 Februari 2024," katanya, Kamis, 15 Februari 2024.
Adapun penyebab PSU karena dalam proses pemungutan suara, Bawaslu menemukan beberapa kelalaian, mulai dari pencoblosan hingga penghitungan surat suara. Selain itu juga adanya bencana banjir.
Acep mencontohkan seperti di TPS 13, ada 5 surat suara tertukar. Dimana, surat suara Dapil 4 masuk ke Dapil .
"Itu kondisinya sudah tercoblos masuk ke kotak suara. Saat pencoblosan, pemilih tidak lihat dulu," ujarnya.
Temuan lainnya yakni ketidaksesuaian pada jumlah surat suara di sejumlah TPS. Seperti, di Ciputat Timur yang jumlah DPT-nya ada 284 orang, tapi, surat suara yang dikirim 291.
"Lalu, di amplopnya tertulis 290 surat," jelas Acep.
Dengan demikian secara total, akan ada 16 TPS yang melakukan Pemungutan Suara Ulang yang didominasi di wilayah Pondok Aren.
"Untuk mekanisme PSU ada di KPU," ungkap Acep.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
TODAY TAGPakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews