Connect With Us

Cium Bau Busuk, Warga Pinang Tangerang Temukan Pria Tewas di Rumahnya

Yanto | Selasa, 21 Mei 2024 | 19:17

Polisi mengevakuasi mayat pria membusuk di Jalan Balita, RT12/02, Kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin, 20 Mei 2024, malam. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Warga kelurahan Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang digegerkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin pria yang sudah membusuk di dalam sebuah rumah.

Penemuan mayat laki-laki tersebut diketahui oleh pihak tetangga yang mencium bau tidak sedap dan mencoba melihat kondisi korban usai tiga hari tanpa kabar.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 20 Mei 2024, sekitar pukul 20.45 WIB. Warga merasa curiga lantaran tercium bau busuk dari dalam rumah korban di Jalan Balita, RT12/02, Kecamatan Pinang.

Pada saat dicek ternyata ditemukan pria berinisial JP, 55, sudah meninggal dalam kondisi membusuk.

“Iya betul ada penemuan satu mayat pria. Korban sudah tiga hari ada kabar. Tiba-tiba tetangga mencium bau tidak sedap di rumahnya. Akhirnya tetangga melaporkan kejadian tersebut ke RT sekitar, untuk masuk ke dalam rumah korban," ujar Taufik Hidayat, Ketua RW 13.

Pada saat melihat jenazah korban dari jendela dengan kondisi sudah membusuk, warga pun mendobrak pintu dan melaporkan ke Kepolisian untuk evakuasi.

Taufik mengungkapkan, selama ini korban memang memiliki riwayat penyakit dan tinggal sendiri dikediamannya. Ditambah ada riwayat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

“Memang korban memang memiliki riwayat penyakit. Dia tinggal sendiri di rumahnya, di sini sekitar 20 tahun," jelasnya.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang. Pihak keluarga pun sudah mendatangi kediaman korban.

“Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan dan tindakan kriminal. Saat ini proses pemakaman jenazah ditangani oleh pihak keluarga dan dan Polsek Pinang," jelas Taufik. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pinang IPDA Bambang Tri SN saat di konfirmasi melalu pesan singkat membenarkan penemuan mayat tersebut. "Iya," katanya singkat.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

BISNIS
Alfamart Gandeng Desainer Anne Avantie Hadirkan Tote Bag Belanja Cantik, Tersedia Terbatas di Tangerang

Alfamart Gandeng Desainer Anne Avantie Hadirkan Tote Bag Belanja Cantik, Tersedia Terbatas di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 22:09

Memperingati Hari Kartini 2026, Alfamart secara resmi berkolaborasi dengan desainer legendaris Indonesia, Anne Avantie, untuk meluncurkan tote bag eksklusif bertajuk "Puspa Kinasih".

PROPERTI
Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Paramount Petals: Kota Mandiri yang Terencana, Berkelanjutan, dan Berwawasan Lingkungan untuk Masa Kini dan Generasi Mendatang

Rabu, 22 April 2026 | 16:50

Salah satu kota mandiri di Tangerang, Paramount Petals dibangun dengan perencanaan matang di berbagai aspek, mulai dari lingkungan, keberlanjutan, hingga kenyamanan hidup

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill