Connect With Us

Bikin Panik Warga, Sapi Kurban 360 Kg Ngamuk saat Hendak Disembelih di Pamulang Tangsel

Yanto | Selasa, 18 Juni 2024 | 15:31

Sapi korban ngamuk saat mau disembelih di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin 17 Juni 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seekor sapi lepas dan mengamuk pada perayaan Idul Adha 1445 H, di Jalan Asia Afrika 1, RT04/13, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin 17 Juni 2024.

Berdasarkan video yang viral di sosial media, sapi berwarna cokelat dengan bobot 360 kilogram itu mengamuk saat hendak disembelih warga.

Sejumlah orang yang berada di lokasi harus kejar-kejaran dan berlari ke sudut ruangan karena takut diseruduk sapi tersebut.

"Sapi terlepas disebabkan tali pengikat pada leher terputus saat mau disembelih, akhirnya ngamuk dan menyulitkan para panitia kurban untuk menangkapnya kembali," ujar Syahril, 40, penjagal sapi di lokasi saat ditemui media.

Berselang 5 menit kemudian, sapi berhasil ditangkap dan langsung dilakukan pemotongan di tempat.

"Alhamdulillah tidak sampai 5 menit sapi berhasil di tangkap. Tidak ada korban dalam insiden tersebut," imbuh Syahril.

KAB. TANGERANG
Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Shell V-Power Diesel Kembali Dijual di SPBU, Harga Tembus Rp30.890 per Liter

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:15

Setelah sempat menghilang dari sejumlah SPBU, bahan bakar diesel milik Shell Indonesia akhirnya mulai kembali tersedia di beberapa wilayah.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill