Connect With Us

Motivasi Pelaku UMKM Tangsel, Gerai Lengkong Gelar Sarasehan Pagi Bersama Bunda Dewi Motik

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 1 Juli 2024 | 18:41

Puluhan perempuan pelaku UMKM di Kota Tangsel mengikuti Sarasehan Pagi bersama DR Cri Puspa Dewi Motik Pramono yang digelar Gerai Lengkong, Minggu 30 Juni 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Gerai Lengkong mengadakan giat Sarasehan Pagi bersama DR Cri Puspa Dewi Motik Pramono, Aktifis Sosial-Entrepreneurship terkemuka di Indonesia.

Dengan mengangkat Tema "Perempuan Menuju Indonesia Emas", kegiatan ini merupakan agenda tahunan Gerai Lengkong untuk memberikan motivasi dan spirit kepada para pelaku UMKM Kota Tangsel, Minggu 30 Juni 2024. 

Sebelum acara Sarasehan Pagi di mulai, Gerai Lengkong mengadakan senam pagi bersama Komunitas Paguyuban Waroeng Lengkong, dengan berbalut seragam merah putih sebagai tanda dimulai semangat dalam melaksanakan aktivitas setiap hari. Kegiatan dilanjutkan dengan acara penyuluhan lingkungan hidup yaitu cara pembuatan sabun.

DR Dewi Motik Pramono kepada peserta Sarasehan Pagi mengatakan perempuan dalam menuju Indonesia Emas harus saling bekerja sama, karena membutuhkan satu sama lain.

"Tidak ada manusia di dunia ini yang paling hebat, pasti saling bekerjasama dengan semua unsur," katanya. 

Wanita yang akab disapa Bunda Dewi Motik ini merasakan sesuatu yang dimulai di Gerai Lengkong adalah sesuatu yang dimulai dari keinginan bersama.

Menurutnya, Cita-cita Lista Hurustiati sebagai Founder Gerai Lengkong untuk membantu sesama UKM, kaum wanita dan sesama orang Indonesia untuk menuju Indonesia Emas adalah bagian dari satu menuju seribu langkah.

"Jika ada sesuatu melangkah ke belakang tidak menjadi masalah, mengalah bukan untuk kalah tetapi mengalah untuk menuju kemenangan karena dengan mengalah bisa membuat sesuatu lebih bagus lagi," jelas Dewi.

Founder Gerai Lengkong Lista Hurustiati mengatakan Gerai Lengkong di usia yang ke 4 tahun terus memberikan yang terbaik kepada para pelaku usaha UMKM Kota Tangsel.

Gerai lengkong merupakan wadah bagi para pelaku usaha UMKM untuk bisa memasarkan produk sekaligus sebagai sentra produk oleh -oleh Kota Tangsel

"Selalu selalu mendukung masyarakat Kota Tangsel dalam hal meningkatkan taraf hidup perekonomian keluarga," ujar wanita yang menjabat Ketua Tim Fasilitasi CSR Kota Tangsel ini.

Ia menambahkan, setiap hari Minggu pagi, Komunitas Senam Gerai Lengkong selalu berkumpul dengan mengadakan senam yang tujuan untuk membangun silahturahmi.

"Juga agar tetap bisa menjaga kesehatan, karena lingkungan Gerai Lengkong masih banyak pohon sehingga oksigen sangat bagus untuk kesehatan dan juga nyaman untuk nongkrong bersama keluarga," jelas Lista.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill