Akibat Isu BBM Naik, Pengemudi Ojol Tangerang Rela Antre 45 Menit di SPBU
Selasa, 31 Maret 2026 | 23:00
Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah Aliansi Mahasiswa Hukum se-Jabodetabek menolak komika Marshel Widianto yang mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Penolakan tersebut ditunjukkan dalam aksi damai di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangsel, pada Kamis, 11 Juli 2024.
Aksi tersebut menolak komika Marshel Widianto yang diusung oleh partai Gerindra sebagai bakal calon (balon) Wakil Wali Kota Tangsel pada pilkada 2024.
Koordinator lapangan (Korlap) Adi Harianto mengatakan aksinya sebagai upaya menyuarakan masyarakat Kota Tangsel yang menolak Marshel Widianto lantaran sosoknya yang kontroversial.
"Sempat terseret dalam beberapa kasus mulai dari pernah menjadi kurir narkoba, pernah membeli video dan foto syur," kata Adi.
Hal ini menurutnya sangat jauh dari nilai-nilai seorang pemimpin yang harus mengedepankan moralitas, intelektualitas dan kapabilitas sebagai seorang pemimpin.
Marshel juga pernah dipanggil dan diselidiki oleh pihak penyidik Polda Metro Jaya pada 7 April 2022, lantaran membeli 76 video dan foto syur seorang wanita.
"Dengan adanya kasus tersebut, KPU Tangsel harus tegas dalam menerima ataupun memverifikasi berkas pencalonan Marshel Widianto sebagai bakal calon wakil wali kota Tangsel.
"Sebab dalam PKPU No 8 Tahun 2024 pasal 14 Huruf H, berisi calon kepala daerah harus tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang dibuktikan dengan surat keterangan catatan kepolisian," tegas Adi.
Dengan adanya beberapa kasus tersebut, Aliansi Mahasiswa Hukum Se-jabodetabek dengan tegas menutut kepada KPU Tangsel untuk menolak Marshel Widianto.
Pada malam hari, tampak kendaraan berbaris panjang di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Umum (SPBU) di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGBandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang berhasil mencatatkan kinerja operasional yang sangat positif sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung dari tanggal 13 Maret hingga 30 Maret 2026.
Gubernur Banten Andra Soni mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying atau antre berbondong-bondong di SPBU untuk membeli bahan bakar minyak.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas menyusul beredarnya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews