Connect With Us

Rombongan Dosen Unpam Kecelakaan di Tol Cipali, Wali Kota Tangsel Sampaikan Duka Cita

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 26 Juli 2024 | 14:44

Ucapan turut berdukacita untuk Direktur Pascasarjana Unpam Sarwani, yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan di Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, Rabu, 24 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Perasaan sedih dan berduka begitu dirasakan Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie usai mendengar kabar kecelakaan bus rombongan dosen Universitas Pamulang (Unpam) di Tol Cipali.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia yakni Direktur Pascasarjana Unpam, Dr. Ir. H. Sarwani, M.T., M.M, Kamis 25 Juli 2024.

Mendengar kabar tersebut, Benyamin menyampaikan rasa belasungkawa dan dukacita yang mendalam. Ia juga langsung bergerak menuju rumah duka untuk melakukan takziah.

"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan yang terjadi dan mengucapkan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya Bapak Direktur Pascasarjana, Bapak Doktor Ir H. Sarwani," ucap Benyamin pada Kamis 25 Juli 2024.

Menurut Benyamin, kepergian almarhum merupakan kehilangan bagi Kota Tangsel. Banyak pemikiran dan karyanya untuk kemajuan pendidikan di Tangsel.

"Semoga almarhum diterima amal Islamnya dan yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Almarhum adalah orang yang totalitas mengabdikan dirinya di Unpam ini untuk kemajuan semuanya. Tentu saya merasa sangat kehilangan atas kepergian almarhum Bapak Sarwani," ujarnya.

Sementara itu dari keterangan yang didapat dari Rektor Unpam E Nurzaman AM, bahwa insiden itu terjadi ketika rombongan tengah di jalan pulang menuju Pamulang. 

Rombongan tersebut, berjumlah 33 orang yang mengikuti perjalanan dalam rangka penandatanganan Nota kesepakatan atau MoU di Universitas Muria Kudus, Jawa Tengah. Perjalanan dimulai sejak Senin malam lalu. 

Setelah penandatanganan selesai, rombongan melanjutkan agendanya dengan melakukan pengabdian masyarakat pada salah satu industri tenun di wilayah tersebut. 

Setelah itu, rombongan bertolak ke wilayah Demak untuk melakukan ziarah di Makam Sunan Kali Jaga. 

"Setelah itu menuju pulang ke Jakarta dan kejadian di KM 176 tol Cipali," tuturnya. 

Ia menyebut, selain kehilangan sosok almarhum, kecelakaan tersebut juga menyebabkan beberapa orang mengalami luka. Termasuk yang paling parah adalah Wakil Rektor 2 Unpam. 

"Yang parah itu Pak Warek 2 harus menjalani tindakan medis berupa operasi. Insya Allah pukul 14.00 WIB akan dilakukan tindakan. Doakan agar operasi berjalan lancar di Rumah Sakit Plumbon, Cirebon," jelasnya. 

Selain itu, beberapa korban lagi telah dibawa pulang dan dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ciputat. 

"Ada beberapa lecet, karena benturannya menurut cerita kawan-kawan saat kejadian itu kursinya berantakan dan tergulung akibat kerasnya benturan," ungkapnya. 

Selain korban dari civitas akademika, terdapat pula korban yang berasal dari Malaysia. Empat orang itu mitra Unpam dari Politeknik Premier Sultan Salahuddin Abdul Aziz Shah, Selangor, Malaysia yang mengikuti pengabdian di masyarakat.

"Tiga sehat dan satu orang dirawat di RS Sari Asih. Sedang diperiksa di bagian lutut," pungkasnya.

TANGSEL
Buntut Guru Lecehkan Siswa, Seluruh PAUD hingga SMP di Tangsel Bakal Dipasang CCTV

Buntut Guru Lecehkan Siswa, Seluruh PAUD hingga SMP di Tangsel Bakal Dipasang CCTV

Kamis, 22 Januari 2026 | 20:09

Geram atas kasus pelecehan seksual yang menimpa puluhan siswa di SDN Rawabuntu 01 Serpong, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, langsung mengambil langkah tegas.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill