Connect With Us

Kronologis Kecelakaan Rombongan Dosen Unpam hingga 1 Korban Tewas di Tol Cipali

Yanto | Kamis, 25 Juli 2024 | 15:27

Ucapan turut berdukacita untuk Direktur Pascasarjana Unpam Sarwani, yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan di Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, Rabu, 24 Juli 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Bus yang mengangkut rombongan dosen Universitas Pamulang (Unpam) Tangerang Selatan (Tangsel) diduga mengalami kecelakaan di Jalan Tol Cipali, Jawa Barat, pada Rabu 24 Juli 2024 malam.

Kecelakaan itu mengakibatkan satu korban meninggal yakni Direktur Pascasarjana Unpam Sarwani.

Turnya, Dosen Unpam yang ikut rombongan bus, menjelaskan ketika itu pihaknya pergi dalam rangka kegiatan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dihadiri dosen-dosen, rektor, direktur prasajana dan sejumlah petinggi Unpam.

Usai kegiatan, mereka menuju Demak untuk mengantarkan rektor ke bandara. Setelah rektor menaiki pesawat, rombongan langsung pulang menuju Jakarta.

"Saat sampai Tol Cipali km 17.6300 kebetulan posisi saya duduk paling depan, kondisi tidur dan tidak tidur. Ketika mendengarkan bunyi ‘gubrak’, saya melihat Dr. Sarwani di posisi duduk paling depan meninggal di tempat,” katanya.

Selain itu, Dosen Subarto yang berada di sebelah Sarwani mengalami luka parah hingga dalam kondisi kritis. 

“Saat ini Pak Subarto dirawat di RS Mitra Plumbon rencana mau dioperasi," katanya ketika ditemui di Unpam, Kota Tangsel, Kamis 25 Juli 2024.

Sementara kronologis kecelakaan ada dua versi. Berdasarkan keterangan polisi, sopir menabrak tiang. Namun rombongan dosen mengamu melihat ada sesuatu yang jatuh dari atas.

Sampai saat ini pihak Jasa Marga belum bisa memberikan keterangan resmi mengenai hal tersebut.

"Kami rombongan dosen melihat sesuatu ada yang jatuh, apakah itu besi reklame yang jatuh saya belum paham karena di situ ada penyempitan jalan.

Sampai saat ini pihak jasa marga belum memberikan CCTV yang berada di lokasi kejadian. Karena itu, Tim Hukum Unpam langsung menuju ke TKP untuk melakukan investigasi guna memastikan penyebab kecelaakan.

“Korban luka-luka di dalam rombongan banyak dari jumlah 33 dosen yang ikut menghadiri PKM, termasuk empat dosen dari Malaysia. Untuk sopir kaki patah, pasti diamputasi. Kalau kernetnya mengalami tangan patah," imbuh Turnya.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Berpotensi Melonjak 20 Persen

Kemarau Ekstrem, Kasus ISPA di Kabupaten Tangerang Berpotensi Melonjak 20 Persen

Selasa, 14 Juli 2026 | 17:32

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang memperkirakan terjadi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah tersebut pada saat kemarau ekstrem.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill