Connect With Us

Diduga Ngebut, Siswa SMA Pengendara Motor Adu Banteng di Depan Puspemkot Tangsel

Yanto | Kamis, 8 Agustus 2024 | 16:27

Pelajar SMA terkapar usai adu banteng dengan pengendara motor lain di depan Puspemkot Tangsel, Kamis 8 Agustus 2024, pagi. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Seorang siswa pengendara motor terkapar dengan wajah luka dan berdarah di depan Gedung Pusat Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Puspemkot Tangsel) di Jalan Maruga Raya, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat.

Sebab, korban terlibat kecelakaan adu banteng dengan motor lain di lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 08 Agustus 2024, sekitar pukul 06.15 WIB. Kecelakaan melibatkan dua pemotor yang masing-masing dikendarai oleh pelajar salah satu SMA Negeri Tangsel dan pemuda warga Pamulang yang belum diketahui indentitasnya.

Salah satu motor berplat nomor B-6567- ULT. Sedangkan motor lainnya belum diketahui Secara Pasti.

Adan Ramadhan, petugas keamanan di lokasi mengatakan kecelakaan tersebut terjadi saat siswa SMA melaju dari arah Bundaran Maruga Ciater menuju ke Pamulang. 

Karena jalur tersebut sedang dalam kondisi sepi, korban dikabarkan memacu motornya kecepatan yang cukup tinggi.

Naas, setibanya di lokasi, korban terlibat adu banteng dengan seorang pengendara yang melaju dari arah sebaliknya.

"Yang saya tahu anak SMA itu keceng, dalam kondisi jalan sepi namun dari arah berlawanan itu macet. Terus ada pengendara sepeda motor juga. Terjadilah adu banteng, entah itu mau belok ke pom bensin atau gimana masih belum tahu jela," ujar Adan.

Akibat peristiwa itu, kedua motor tersebut mengalami kerusakan berat hingga ringsek.

Adan menambahkan, kedua pengendara dikabarkan sama-sama mengalami luka yang cukup parah sehingga langsung dievakuasi menuju RSU Tangsel.

"Korban langsung dibawa oleh ambulance, kebetulan lagi ada di halaman Pemkot Tangsel dan langsung dibawa ke RSUD," ujar Adan.

Sementara untuk kendaraan korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga ke rumah masing-masing.

Sampai berita ini tayang, pihak polres Tangerang Selatan belum bisa memberikan keterangan resmi mengenai kecelakaan tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

TANGSEL
Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Relokasi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah di Tangsel Pakai Teknologi Pengeboran Horizontal

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:01

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melanjutkan program penataan jaringan utilitas telekomunikasi melalui relokasi kabel udara ke saluran bawah tanah (ducting).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill