Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pemotor hampir tertimpa batu di flyover Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).
Dalam video unggahan akun @gasruk99, diperlihatkan batu dengan seukuran dua genggaman orang dewasa diduga berasal dari retakan flyover Ciputat.
Saat itu, pemotor tersebut tengah berada di bawah kolong flyover Ciputat, kemudian sebuah batu terjatuh menimpanya.
Beruntung, batu hanya mengenai bagian depan sepeda motor yang dikendarainya.
Awalnya, ia mengira batu tersebut ada yang melempar dari samping, namun setelah ditelaah ternyata batu tersebut diduga berasal dari atas, tepatnya rontokan dari flyover Ciputat.
"Enggak bakal hidup saya kalau (batu) kena kepala," kata pemotor tersebut dikutip Kamis, 25 Juli 2024.
Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton sebanyak 712,8 ribu di aplikasi TikTok.
"Lewat bawah takut kena, lewat atas takut ambruk," komentar akun @Shanin's.
"flyover ciputat beberapa sambungan bolong parah, pokoknya kalo setiap lewat sana harus dipalin tuh," timpal akun @First Formula.
"drdl gua selalu ngebatin setiap kena macet di flyover. rentang macetnya bisa dari ujung ke ujung flyover, takut tbtb ambles aja," kata akun @rara.
Sebagai informasi, Flyover Ciputat memiliki panjang 1,4 kilometer atau 1.448 meter, dibangun menggunakan dana pinjaman luar negeri yang berasal dari Jepang sebesar Rp97,421 miliar.
Adapun dana tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan yang saat itu masih dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang sebesar Rp50 miliar.
Pembangunan flyover ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. Flyover Ciputat mulai dibangun pada 4 April 2007 dan selesai 2 Agustus 2008 silam.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGDi tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
Kota Tangerang kerap menjadi destinasi ibadah Tahun Baru Imlek warga Tionghoa dari berbagai wilayah. Sebab, sejumlah vihara atau klenteng bersejarah terletak di kota tersebut.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews