Connect With Us

Ngeri, Pemotor Nyaris Kejatuhan Batu diduga Rontokan dari Flyover Ciputat Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 25 Juli 2024 | 10:43

Potongan video batu diduga berasal dari rontokan Flyover Ciputat, Tangsel menimpa pemotor. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pemotor hampir tertimpa batu di flyover Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel).

Dalam video unggahan akun @gasruk99, diperlihatkan batu dengan seukuran dua genggaman orang dewasa diduga berasal dari retakan flyover Ciputat.

Saat itu, pemotor tersebut tengah berada di bawah kolong flyover Ciputat, kemudian sebuah batu terjatuh menimpanya.

Beruntung, batu hanya mengenai bagian depan sepeda motor yang dikendarainya.

Awalnya, ia mengira batu tersebut ada yang melempar dari samping, namun setelah ditelaah ternyata batu tersebut diduga berasal dari atas, tepatnya rontokan dari flyover Ciputat.

"Enggak bakal hidup saya kalau (batu) kena kepala," kata pemotor tersebut dikutip Kamis, 25 Juli 2024.

Hingga tulisan ini dibuat, video tersebut telah ditonton sebanyak 712,8 ribu di aplikasi TikTok.

"Lewat bawah takut kena, lewat atas takut ambruk," komentar akun @Shanin's.

"flyover ciputat beberapa sambungan bolong parah, pokoknya kalo setiap lewat sana harus dipalin tuh," timpal akun @First Formula.

"drdl gua selalu ngebatin setiap kena macet di flyover. rentang macetnya bisa dari ujung ke ujung flyover, takut tbtb ambles aja," kata akun @rara.

Sebagai informasi, Flyover Ciputat memiliki panjang 1,4 kilometer atau 1.448 meter, dibangun menggunakan dana pinjaman luar negeri yang berasal dari Jepang sebesar Rp97,421 miliar.

Adapun dana tersebut belum termasuk biaya pembebasan lahan yang saat itu masih dipegang oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang sebesar Rp50 miliar.

Pembangunan flyover ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan tersebut. Flyover Ciputat mulai dibangun pada 4 April 2007 dan selesai 2 Agustus 2008 silam.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

KAB. TANGERANG
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Tegaskan Lahan Sawah Dilindungi Harus Dipertahankan

Kamis, 23 April 2026 | 22:00

Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud menyoroti polemik kebijakan alih fungsi lahan sawah dan pertanian khususnya di kawasan Kecamatan Teluknaga yang disinyalir melanggar regulasi Pemerintah Pusat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill