Connect With Us

Pertamax Naik, Harga Bahan Pokok di Pasar Serpong Tangsel Masih Stabil Tapi Sepi Pembeli

Yanto | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:19

Pedagang sembako di Pasar Serpong, Kota Tangsel Selatan (Tangsel), Selasa 13 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Harga kebutuhan pokok terpantau masih stabil di Pasar Serpong, Kota Tangsel, usai kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis pertamax, Selasa 13 Agustus 2024.

Muammar salah satu pedagang menjelaskan, harga cabai keriting masih bertengger Rp50 ribu/kilogram.  Sementara itu, cabai rawit merah dibanderol dengan harga Rp80 ribu/kilogram.

"Tidak ada kenaikan harga sejak BBM naik, harganya biasa-biasa saja. Masih stabil," jelasnya saat ditemui di Pasar Serpong.

Selain cabai, komoditas bawang putih masih dibanderol dengan harga yang sama. Tercatat saat ini Rp38 ribu/kilogram, untuk bawang putih kating Rp 45 ribu/kilogram.

Sementara bawang merah dibanderol dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp28 ribu hingga Rp35 ribu/kilogram, tergantung jenis dan kualitas.

"Tapi juga tak ada peningkatan penjualan, justru penjualan terbilang sepi tidak tahu kenapa tahu sekarang beda sama tahun sebelumnya. Pembeli justru sekarang ini agak sepi banget,"ujarnya 

Ia berharap pemerintah daerah bisa memberikan solusi perekonomian masyarakat saat ini, supaya perputaran ekonomi stabil.

Andini salah satu pembeli mengaku meski harga bahan pokok tak naik, tetapi masih tergolong tinggi sehingga tetap memberatkan. 

Alhasil dia harus merogoh kocek yang lebih dalam. Tentunya untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, ditambah beban biaya sekolah semakin tinggi.

"Walaupun harga bahan pokok tidak naik, tapi tetap berat buat kami, menurut kami harga segitu masih tinggi. Harapannya ya semoga harga bahan pokok segera stabil," imbuhnya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Penumpang Kapal Selundupkan Revolver Rakitan dari Lampung ke Merak, Polisi Buru Pemasok Utama

Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:53

Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengungkap upaya penyelundupan senjata api (senpi) rakitan jenis revolver di Pelabuhan Merak.

NASIONAL
Bukan Ekonomi, Ini Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2025

Bukan Ekonomi, Ini Penyebab Perceraian Tertinggi di Indonesia Sepanjang 2025

Senin, 30 Maret 2026 | 09:35

Kasus perceraian di Indonesia sepanjang 2025 masih cukup tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang ditampilkan dalam unggahan Kompas.com, penyebab perceraian tertinggi ternyata bukan dari faktor ekonomi.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill