Connect With Us

Jelang HUT RI, Penjualan Pohon Pinang untuk Lomba di Tangsel Sepi Pembeli

Yanto | Selasa, 13 Agustus 2024 | 15:56

Pedagang pohon pinang di Jalan Puspitek, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Selasa 13 Agustus 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Menjelang HUT ke-79 Republik Indonesia (RI), pedagang pohon pinang di wilayah Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih sepi pembeli.

Sepinya penjualan pohon yang biasa digunakan untuk lomba panjat pinang itu diduga faktor peminat yang sudah mulai berkurang. Ditambah perekonomian saat ini kurang stabil

Burhan pedagang pohon pinang di Jalan Puspitek, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, mengatakan penjual untuk tahun ini mulai berkurang dibandingkan pada tahun kemarin.

"Biasanya nih, saya tahun kemarin penjualan sudah mulai ramai dibandingkan tahun ini, tidak tahu kenapa penjualan agak sepi, kaya adem-adem saja," ujarnya Burhan, Selasa 13 Agustus 2024.

Burhan menambahkan sepekan sebelum hari kemerdekaan, biasanya pembelian pohon pinang sudah ramai. Namun pada bulan sekarang terasa berkurang.

"Sekarang baru lima pohon pinang yang sudah dipesan masyarakat untuk acara perlombaan, beda sama tahun lalu bisa sampai delapan biji lebih," ujarnya.

Menurut Burhan, harga pohon pinang berbeda-beda tergantung kehalusannya, lantaran saat proses serut harus melakukan berulang kali hingga seluruh kulit pohon mengelupas.

Setelah kulit pohon sepanjang 9 atau 10 meter terkelupas, batang pinang diamplas hingga halus. 

"Satu pohon pinang yang sudah diserut kita jual Rp1,5 juta per batang, kadang masih ditawar Rp 1,2 juta. Untuk serut satu pohon itu bisa sampai dua hingga tiga jam. Setelah itu sudah selesai, tahap akhirnya memasang lingkaran bambu di pucuk pohon pinang, untuk memasang yang buat hadiahnya," jelasnya.

Lomba panjat pinang biasa dilakukan kelompok masyarakat dalam merayakan 17 Agustusan.

Pohon yang berdiri tegak itu dilumuri oli atau gemuk sehingga licin menjadikan lomba panjat pinang seru untuk mendapatkan hadiah menarik yang disediakan panitia.

"Ada perbandingan pohon pinang dan bambu untuk panjat pinang, kalau bambu licin banget, di bandingkan pohon pinang serut," imbuhnya.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill