Connect With Us

284 Ribu KTP Warga Jakarta Dinonaktifkan Gegara Tinggal di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 Oktober 2024 | 13:15

Ilustrasi KTP. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta telah membekukan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebanyak 284 ribu lebih warganya.

Hal ini dikarenakan warga tersebut tinggal di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), meski ber-KTP Jakarta.

"Jadi, terdapat 284.614 jiwa sudah bukan lagi penduduk Jakarta (dinonaktifkan)," ujar Kepala Disdukcapil Jakarta Budi Awaluddin, seperti dilansir dari RRI, Rabu 9 Oktober 2024.

Proses penonaktifan NIK tersebut akan terus berjalan untuk memastikan administrasi kependudukan (Adminduk) di wilayah Jakarta tertib.

"Tapi penonaktifan NIK ini tak akan memengaruhi hak pilih warga yang terdaftar sebagai pemilih di Pilkada," kata Budi.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

HIBURAN
Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Sambut Kelulusan Sekolah, Tangcity Mall Gelar Hobbyland Olympics 2026 untuk Pelajar dan Komunitas

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:31

Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill