Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Mulai tahun 2025, masyarakat Kabupaten Tangerang akan lebih mudah mencetak e-KTP. Pasalnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang tengah mewacanakan pencetakan e-KTP secara mandiri di setiap kantor kecamatan.
Sekretaris Disdukcapil Kabupaten Tangerang Hedi Hertadi mengatakan, target ini bisa saja tercapai dengan syarat terpenuhinya kebutuhan blanko dan printer khusus e-KTP di setiap kecamatan.
"Namun kendalanya, pertama di SDM, kedua printer KTP-nya yang masih kurang. Kita kan ada 29 kecamatan," jelas Hedi.
Jika target distribusi printer e-KTP ke seluruh kecamatan belum bisa terealisasi pada 2025, Hedi mengungkapkan akan ada solusi alternatif berupa pembentukan lokus pencetakan di kecamatan-kecamatan tertentu.
Lokus ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat yang berada jauh dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Puspemkab).
"Agar masyarakat tidak terlalu jauh ke Puspemkab. Misalnya, satu lokus terdiri dari 5 atau 6 kecamatan," tambahnya.

Terkait dengan permohonan pembuatan e-KTP, Hedi menjelaskan, pihaknya selalu melakukan pengajuan, namun terkadang tidak semua permintaan bisa dipenuhi karena terbatasnya jumlah blanko yang tersedia.
"Biasanya kita mengajukan, 10.000 blanko, dikirimnya 6.000," ujarnya.
Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan publik di Kabupaten Tangerang, terutama dalam hal pencetakan e-KTP, sehingga masyarakat tidak perlu lagi mengalami kesulitan karena jarak atau keterbatasan fasilitas.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGWarga di kawasan GOR Rawa Kambing, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, dibuat panik setelah lingkungannya tiba-tiba tergenang air usai hujan deras pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews