Connect With Us

Membahayakan, Warga Keluhkan Kabel Semrawut di Setu Tangsel

Yanto | Jumat, 11 Oktober 2024 | 20:58

Kondisi kabel semrawut di pinggir Jalan Raya Puspitek, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu. Kota Tangsel, Jumat 11 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Kabel-kabel semerawut dan menjuntai di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) dikeluhkan banyak warga. Sebab, selain tak enak di pandang, kabel tersebut dikhawatirkan membahayakan nyawa.

Seperti kabel yang berada di pinggir Jalan Raya Puspitek, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu. Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, Jumat 11 Oktober 2024, kabel tersebut nampak tumpang tindih di tiang listrik, hingga ada yang menjuntai mendekati tanah.

Seorang warga setempat, Surtini, mengungkapkan kekhawatirannya terkait masalah ini.

Ia menceritakan pernah terjadi peristiwa kebakaran di lokasi tersebut yang diduga kuat disebabkan oleh kondisi kabel yang tidak tertata dengan rapi.

"Pernah ada kebakaran di depan Indomaret, kemungkinan gara-gara kabel," ujar Surtini.

Ia menambahkan hingga saat ini belum ada upaya serius dari Pemkot Tangsel untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Enggak tahu iya itu kabel listrik atau internet, semua numpuk jadi satu. Enggak ada yang mau beresin," ungkapnya dengan nada kesal.

Surtini juga mengaku sangat terganggu dengan kondisi kabel yang terus-menerus rusak dan berpotensi membahayakan warga sekitar.

"Mengganggu banget, kemarin kabel dari atas pada putus-putus," tambahnya.

Kalau pun ada perbaikan, menurut Surtini itu hanya bersifat sementara dan tidak memberikan solusi jangka panjang.

"Semua ini cuma digali buat nimbun kabel, sudah lama saat kebakaran besar," terangnya.

Surtini berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi kabel semrawut ini demi keselamatan warga.

"Iya bahaya kabel semrawut kayak gini, cuma digali doang benerinnya," katanya dengan tegas.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

KOTA TANGERANG
Kepergok Bawa Kunci T, 3 Pemuda ini Ternyata Mau Curi Motor Sekalian Beli Sabu di Tangerang

Kepergok Bawa Kunci T, 3 Pemuda ini Ternyata Mau Curi Motor Sekalian Beli Sabu di Tangerang

Selasa, 7 Juli 2026 | 17:49

Tiga pria diamankan Tim Presisi Sat Samapta Polres Metro Tangerang Kota saat melintas di kawasan Jalan Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna, Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Selasa 7 Juli 2026, sekitar pukul 02.06 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill