Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan
Senin, 4 Mei 2026 | 11:52
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TANGERANGNEWS.com-Kabel-kabel semerawut dan menjuntai di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel) dikeluhkan banyak warga. Sebab, selain tak enak di pandang, kabel tersebut dikhawatirkan membahayakan nyawa.
Seperti kabel yang berada di pinggir Jalan Raya Puspitek, Kelurahan Setu, Kecamatan Setu. Dari pantauan Tangerangnews di lokasi, Jumat 11 Oktober 2024, kabel tersebut nampak tumpang tindih di tiang listrik, hingga ada yang menjuntai mendekati tanah.
Seorang warga setempat, Surtini, mengungkapkan kekhawatirannya terkait masalah ini.
Ia menceritakan pernah terjadi peristiwa kebakaran di lokasi tersebut yang diduga kuat disebabkan oleh kondisi kabel yang tidak tertata dengan rapi.
"Pernah ada kebakaran di depan Indomaret, kemungkinan gara-gara kabel," ujar Surtini.
Ia menambahkan hingga saat ini belum ada upaya serius dari Pemkot Tangsel untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Enggak tahu iya itu kabel listrik atau internet, semua numpuk jadi satu. Enggak ada yang mau beresin," ungkapnya dengan nada kesal.

Surtini juga mengaku sangat terganggu dengan kondisi kabel yang terus-menerus rusak dan berpotensi membahayakan warga sekitar.
"Mengganggu banget, kemarin kabel dari atas pada putus-putus," tambahnya.
Kalau pun ada perbaikan, menurut Surtini itu hanya bersifat sementara dan tidak memberikan solusi jangka panjang.
"Semua ini cuma digali buat nimbun kabel, sudah lama saat kebakaran besar," terangnya.
Surtini berharap pemerintah setempat segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kondisi kabel semrawut ini demi keselamatan warga.
"Iya bahaya kabel semrawut kayak gini, cuma digali doang benerinnya," katanya dengan tegas.
Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.
TODAY TAGKualitas udara di Tangerang Selatan (Tangsel) dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian setelah kondisi langit yang terlihat berkabut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews