Connect With Us

Nenek Yonih Meninggal Usai Kelelahan Beli Gas 3 Kg di Tangsel, Pilar Sebut Tidak Ada Antrean

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 5 Februari 2025 | 17:03

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menyambangi rumah nenek Yonih, warga Pamulang yang dikabarkan meninggal usai antre gas elpiji 3 kg, Selasa 4 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGEANGNEWS.com-Yonih, warga Pamulang yang dikabarkan meninggal usai antre gas elpiji 3 kg mendapatkan sorotan publik dan perhatian dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Terkait hal tersebut, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan turut prihatin dan langsung melakukan takziah ke rumah duka.

"Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami menyampaikan langsung arahan dari Pak Wali Kota menyampaikan turut berduka cita, dan ini menjadi perhatian kita semua," ucap Pilar, pada Selasa 04 Januari 2025.

Terkait kronologis, pihak Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan, termasuk yang didapat bahwa tidak ada antrean saat almarhumah membeli gas elpiji 3 kg. 

Selain itu, menurut Pilar, almarhumah juga sudah ditawarkan agar gas elpiji tersebut diantar ke rumahnya, sehingga tidak perlu repot antre dan membawanya sendiri.

"Jadi pangkalan (gas) ini langganan almarhumah. Tetapi almarhumah mungkin masih merasa sehat begitu ya, jadi mau diambil saja. Tapi pas di tengah jalan gitu ya, beliau pingsan lalu dilarikan ke rumah sakit dan meninggal dunia," jelasnya.

Pilar meyakini kebijakan dari pemerintah pusat bertujuan baik dalam hal menata agar distribusi elpiji 3 kg dapat tepat sasaran, sehingga tidak ada perbedaan harga yang mencolok.

"Kami mendapat informasi sementara pengecer boleh menjual kembali. Kami senang sekali supaya distribusi bisa lebih merata. Tujuan pemerintah pusat baik sekali, bagaimana bisa mengendalikan dan menata distribusi gas elpiji," katanya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill