Connect With Us

Komisi III Minta Polisi Usut Ormas Pelaku Pemalakan Murid TK di Tangsel

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 17 Februari 2025 | 17:54

Salah satu pelaku pemalakan guru TK mengancam dengan pisau, di Kompleks Puri Permata Pamulang, Babakan, Setu, Kota Tangsel, Jumat 14 Februari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath meminta kepolisian menyelidiki lebih lanjut apakah dua pelaku pemalakan murid TK di Permata Pamulang, Kota Tangsel, merupakan bagian dari organisasi masyarakat (ormas) tertentu. 

Sebab, ia khawatir aksi ini merupakan bagian dari pola yang lebih besar.

"Coba polisi juga selidiki kegiatan ormas mereka. Saya khawatir ini bukan kejadian sekali-dua kali, tapi memang sering terjadi dan merugikan masyarakat,” tegas Rano, seperti dilansir dari Tribratanews, Senin 17 Februari 2025.

Rano juga meminta penguatan patroli di titik-titik rawan untuk mencegah aksi serupa. Menurutnya, negara harus hadir untuk menjamin keamanan masyarakat.

“Saya minta patroli diperkuat, terutama di area publik yang sering jadi sasaran aksi premanisme. Keamanan itu hak masyarakat, dan negara harus hadir untuk menjamin itu,” pungkasnya.

Ia pun mengapresiasi langkah cepat Polres Metro Tangsel dalam menangkap dua preman yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang tersebut.

“Saya apresiasi kerja cepat Polres Metro Tangsel yang langsung menangkap dua pelaku. Ini langkah yang tegas dan memang harus begitu, supaya masyarakat tidak merasa terancam dengan kelakuan preman di jalanan,” ujar Rano.

Seperti diketahui, Polres Tangsel menangkap dua preman berinisial S dan N yang mengganggu latihan drum band murid TK di Permata Pamulang, Kecamatan Setu, Tangsel, pada Jumat 14 Februari 2025.

Tak hanya memalak, pelaku juga sempat mengancam dengan pisau karena korban menolak memberi uang.

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang menyatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan terkait aksi. 

Polisi juga menyita senjata tajam yang digunakan pelaku serta drum yang dirusak saat kejadian.

“Setelah mendapatkan informasi kejadian tersebut, saya langsung mengarahkan Polsek Cisauk dan Satreskrim Polres Tangerang Selatan untuk segera mengungkap kejadian tersebut,” kata Victor.

TANGSEL
Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Banyak Warga Belum Tersosialisasi, Penutupan Jembatan Merpati Raya Ciputat untuk Rekonstruksi Ditunda

Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:47

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) menunda rekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, hingga waktu yang belum ditentukan.

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill